Schurrle Ungkap Tekanan Psikologis Saat Bekerja dengan Mourinho di Chelsea
Andre Schurrle merasakan tekanan psikologis saat bekerja dengan Mourinho di Chelsea (foto:thesun)
Berita Liga Inggris: Andre Schurrle mengungkapkan tekanan psikologis yang dirasakannya semasa bekerja di bawah Jose Mourinho di Chelsea. Striker asal Jerman tersebut menyebutkan betapa tuntutan yang diberikan oleh manajer asal Portugal tersebut membuatnya kurang percaya diri.
Andre Schurrle memutuskan pensiun sebagai pemain awal tahun ini, dan sempat berkarier di Stamford Bridge dari 2013 hingga 2015 lalu, memenangkan satu gelar Premier League meski ia tidak pernah menjadi pemain reguler bersama Chelsea.
Selanjutnya ia pindah ke Wolfsburg, Borussia Dortmund dan menjadi pemain pinjaman di Fulham dan Spartak Moscow, akhirnya ia memutuskan pensiun di usianya yang masih tergolong muda 29 tahun di musim panas ini.
Andre Schurrle menjuluki Mourinho sebagai ‘orang brutal’ dan menjelaskan bagaimana saat itu ia tidak mampu memenuhi permintaan manajer asal Portugal kepada para pemainnya.
“Saya selalu berpikir:’Apa yang dilakuannya?mengapa ia memperlakukan saya seperti ini? Mengapa ia melakukannya para orang-orang?.” Ujarnya via Daily Mail.
“Setelah berintropeksi, saya menyadari apa keinginannya dan dengan sumber daya apa ia bekerja, saat itu saya tidak bisa menghadapi segala permintaannya pada saua karena semua karena segala kekerasan dan tekanan psikologis.
“Saat itu semuanya sangat berat, saya sering pulang setelah berbicara dengannya dan merasa saya tidak bisa melakukannya lagi. Apa yang bisa saya lakukan? Ia telah membangun tekanan yang sangat besar.”
Pria asal Jerman tersebut mengatakan ia sering dipinggirkan dari starting line-up oleh Jose Mourinho, memiliki sedikit peluang untuk bersinar, menghancurkan kepercayaan dirinya dan mengambil semua hal positif yang dibawa sebelumnya sebagai pencetak gol reguler di Bayer Leverkusen.
“Sering terjadi saya bermain menjadi starter dan selanjutnya ia menggantikan saya di babak kedua, dan di pertandingan selanjutnya, saya tidak masuk skuat dan hanya berada di bangku penonton, saya tidak bisa mengerti saat itu dan saya kehilangan kepercayaan diri saya, ego saya terluka.”
Schurrle mencetak 22 gol di tingkat internasional untuk Jerman dalam 57 caps, dan menjadi bagian dari skuat yang memenangkan Piala Dunia 2014 lalu.
Artikel Tag: Chelsea, Jose Mourinho, Schurrle