Ryan Garcia Diunggulkan atas Conor Benn, Tony Bellew Beberkan Alasannya
Ryan Garcia dan Conor Benn
Berita Tinju - Mantan juara dunia kelas penjelajah WBC, Tony Bellew, memberikan pandangannya mengenai duel bergengsi antara Ryan Garcia dan Conor Benn yang akan berlangsung pada 12 September di T Mobile Arena, Las Vegas. Menurut Bellew, Garcia tetap menjadi unggulan, meski ada sejumlah faktor yang bisa membuat pertarungan berjalan lebih sulit dari perkiraan.
Pertemuan ini menjadi laga penting bagi Garcia yang akan menjalani pertahanan pertama gelar juara dunia WBC kelas welter. Petinju berjuluk King Ry itu merebut sabuk tersebut setelah mengalahkan Mario Barrios pada Februari lalu dan kini berambisi mempertahankan statusnya sebagai salah satu bintang terbesar tinju dunia.
Sementara itu, Benn akhirnya kembali bertarung di kelas welter setelah dalam beberapa tahun terakhir lebih sering tampil di atas batas 147 pon. Sejak kasus gagal tes doping pada 2022, karier petinju Inggris tersebut mengalami banyak hambatan. Ia juga belum mampu mencatat kemenangan knockout dalam lima penampilan terakhirnya di kelas yang lebih tinggi.
Bellew menilai kemampuan teknis Garcia masih berada di atas Benn. Kecepatan tangan dan pukulan hook kiri yang menjadi ciri khas petinju Amerika itu dinilai akan menjadi senjata utama dalam pertarungan nanti.
"Garcia memiliki hook kiri yang sangat berbahaya. Itu adalah senjata terbaiknya. Masalahnya, kita tidak pernah tahu Ryan Garcia versi mana yang akan naik ke ring," kata Bellew dalam podcast Fight Your Corner.
Menurut Bellew, penampilan Garcia saat menghadapi Rolando Romero tidak cukup meyakinkan. Ia merasa juara dunia berusia 28 tahun itu harus menunjukkan performa yang jauh lebih baik jika ingin mempertahankan gelarnya.
"Kalau Ryan yang tampil saat melawan Rolly Romero kembali muncul, saya rasa itu tidak akan cukup. Saya menghormati Rolly sebagai petinju yang bagus, tetapi pertanyaannya adalah apakah Ryan benar benar fokus dan masih memiliki motivasi besar," ujarnya.
Di sisi lain, Bellew memuji kekuatan mental Benn. Ia menilai petinju Inggris itu telah melewati masa sulit setelah kasus doping yang membuatnya harus menghadapi berbagai tekanan selama bertahun tahun.
"Secara mental, saya melihat Ryan masih belum stabil. Sebaliknya, Conor Benn sangat kuat secara mental. Apa yang dia lalui selama beberapa tahun terakhir membuktikan ketangguhannya," kata Bellew.
Meski mengakui Benn memiliki modal psikologis yang kuat, Bellew tetap menjadikan Garcia sebagai favorit untuk memenangkan pertarungan. Menurutnya, kombinasi kecepatan, teknik, dan pukulan keras Garcia masih menjadi pembeda yang sulit ditandingi.
Apabila mampu mempertahankan gelarnya, Ryan Garcia diperkirakan akan membuka peluang menghadapi nama nama besar lain di divisi welter. Sementara bagi Conor Benn, kemenangan atas Garcia akan menjadi titik balik terbesar dalam kariernya sekaligus membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing di level elite.
Artikel Tag: WBC, kelas welter, Tony Bellew, Ryan Garcia, conor benn