Kanal

Rossi Sudah Ingatkan Yamaha, Masalah Ban Belakang Kini Hantui Toprak

Penulis: Abdi Ardiansyah
25 Feb 2026, 15:35 WIB

Valentino Rossi saat masih memperkuat Yamaha di MotoGP 2016

Berita MotoGP: Masalah klasik Yamaha kembali mencuat jelang MotoGP 2026. Keluhan yang pernah disampaikan Valentino Rossi soal grip ban belakang kini dialami langsung oleh rookie anyar mereka, Toprak Razgatlioglu.

Yamaha kembali menghadapi persoalan lama yang ternyata belum sepenuhnya terselesaikan. Stabilitas ban belakang yang pernah menjadi keluhan legenda MotoGP Valentino Rossi kini kembali muncul dan berdampak pada performa Toprak Razgatlioglu dalam masa adaptasinya di kelas utama.

Razgatlioglu menjalani musim debut MotoGP 2026 bersama tim satelit Pramac Yamaha setelah meninggalkan World Superbikes. Perpindahan tersebut menjadi salah satu sorotan besar karena reputasinya sebagai juara dunia WSBK. Namun, proses adaptasi tidak berjalan mudah, terutama saat menjalani tes pramusim di Buriram, Thailand.

Pebalap asal Turki itu secara terbuka mengungkapkan kesulitannya memahami karakter motor Yamaha, khususnya pada sektor belakang.

“Masalah terbesar ada pada ban belakang. Sangat sulit dipahami. Ini pertama kalinya dalam hidup saya melihat ban selip di lintasan lurus. Begitu mulai selip, rasanya tidak berhenti,” ujar Razgatlioglu sebagaimana dilansir dari GPOne.

Keluhan tersebut ternyata bukan hal baru bagi Yamaha. Valentino Rossi sudah menyoroti persoalan serupa pada tahun-tahun terakhir kariernya bersama pabrikan Jepang tersebut. Rossi bahkan pernah menyampaikan bahwa kurangnya cengkeraman ban belakang membuat motor sulit dikendalikan saat akselerasi keluar tikungan.

“Saya sangat menderita terutama saat akselerasi karena tidak memiliki cukup grip di belakang,” kata Rossi dalam wawancara pada periode menjelang musim 2021.

Sejak meraih gelar dunia bersama Fabio Quartararo pada 2021, performa Yamaha memang terus menurun. Kemenangan terakhir mereka terjadi di MotoGP Jerman 2022. Berbagai perubahan teknis telah dicoba, termasuk keputusan besar mengganti mesin inline four ke konfigurasi V4 untuk musim 2026. Namun perubahan tersebut belum mampu menghilangkan karakter dasar motor yang sudah lama dikeluhkan pembalap.

Selain faktor teknis, gaya berkendara Razgatlioglu juga disebut ikut memengaruhi kondisi tersebut. Posisi duduk khasnya yang diwarisi dari pengalaman di Superbike membuatnya sulit memaksimalkan aero belakang Yamaha. Aturan tinggi jok MotoGP juga membatasi perubahan posisi yang bisa dilakukan.

Kombinasi faktor teknis dan adaptasi gaya berkendara membuat debut Razgatlioglu diprediksi penuh tantangan. Meski demikian, banyak pihak tetap percaya pebalap berusia 29 tahun itu mampu berkembang seiring bertambahnya pengalaman di MotoGP.

Artikel Tag: Valentino Rossi, yamaha, Toprak Razgatlioglu, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru