Kanal

Rory McIlroy Sebut Eksodus LIV Golf Bisa Untungkan DP World Tour

Penulis: Hanif Rusli
11 Sep 2026, 20:39 WIB

Rory McIlroy melihat banyak pemain LIV yang dapat meningkatkan kualitas turnamen jika kembali ke tur lain, termasuk DP World Tour. (Foto: Golf Digest)

Rory McIlroy memprediksi sejumlah pemain akan meninggalkan LIV Golf setelah sirkuit golf yang memisahkan diri dari tur utama tersebut mengajukan perlindungan kebangkrutan.

Menurut McIlroy, kepulangan para pemain itu berpotensi memperkuat persaingan di DP World Tour.

LIV Golf mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di Amerika Serikat pada Selasa (8/9) sebagai bagian dari upaya restrukturisasi bisnis setelah Saudi Arabia's Public Investment Fund (PIF) menarik dukungan finansialnya.

Rencana restrukturisasi tersebut memungkinkan LIV Golf kembali dalam format baru pada 2027.

Para pemain berpotensi menjadi pemilik mayoritas liga, sementara BC Partners Credit akan memberikan dukungan pendanaan. Namun, pemain tidak diwajibkan bergabung dengan sirkuit versi baru tersebut.

McIlroy, yang berbicara menjelang Irish Open di Trump International Golf Links, Doonbeg, memperkirakan sejumlah pemain LIV akan mencari kesempatan di tempat lain.

"Saya tidak berada dalam posisi mereka, tetapi LIV pada awalnya terlihat jauh lebih menarik dibandingkan apa yang mungkin ditawarkan LIV 2.0 dari sisi finansial," kata McIlroy.

"Saya tidak mencoba memprediksi masa depan, tetapi saya memperkirakan akan ada beberapa pemain yang pergi, karena sekarang mereka bebas melakukannya setelah, saya kira, kontrak mereka dilanggar akibat pengajuan kebangkrutan."

Rory McIlroy menilai kondisi tersebut akan membuat tur lain harus mengambil keputusan. Ia juga melihat banyak pemain LIV yang dapat meningkatkan kualitas turnamen jika kembali ke tur lain, termasuk DP World Tour.

Jon Rahm tercatat sebagai kreditur pemain tanpa jaminan terbesar LIV dengan nilai sekitar 7,5 juta dolar AS.

Bryson DeChambeau tercatat memiliki piutang sekitar 5,8 juta dolar AS, sedangkan Dustin Johnson dan Cameron Smith juga termasuk sejumlah pemain yang masih memiliki piutang jutaan dolar.

LIV mencatat estimasi kewajiban antara 500 juta hingga 1 miliar dolar AS, sementara asetnya diperkirakan berada di kisaran 100 juta hingga 500 juta dolar AS.

Rahm, DeChambeau, dan Smith sebelumnya menolak kesempatan kembali ke PGA Tour melalui Returning Member Program pada awal tahun ini. Ketiganya menyatakan tetap berkomitmen kepada LIV untuk musim 2026.

LIV mengatakan pada Selasa bahwa mereka berencana keluar dari proses Chapter 11 dan memulai "era baru" pada awal 2027.

Format baru itu akan memperluas jumlah peserta menjadi 75 pemain, memperkenalkan cut, menambah jalur kualifikasi, dan mengarah pada struktur kepemilikan oleh pemain.

Rory McIlroy menilai ketidakpastian LIV justru dapat menguntungkan DP World Tour dan aliansinya dengan PGA Tour.

Menurut McIlroy, kondisi DP World Tour saat ini sangat baik dan hubungan dengan PGA Tour akan semakin kuat, terutama karena PGA Tour berkomitmen bekerja sama dalam sejumlah turnamen internasional pada periode tersebut.

"Secara keseluruhan, dengan bagaimana semuanya berkembang, ini sangat baik untuk ekosistem golf. Saya pikir ini hanya akan membuat turnamen-turnamen tersebut semakin kuat dengan lebih banyak pemain kompetitif di dalamnya," ujarnya.

Artikel Tag: Rory McIlroy, PGA tour, LIV Golf

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru