Roma Taklukkan Parma 3-2, Cuesta Kecewa Namun Apresiasi Peningkatan Tim
Roma Taklukkan Parma 3-2, Cuesta Kecewa Namun Apresiasi Peningkatan Tim - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Drama di Stadio Ennio Tardini memuncak ketika Parma harus menelan kekalahan tipis 2-3 dari Roma dalam laga Serie A yang penuh kontroversi. Carlos Cuesta, pelatih kepala Parma, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan-keputusan yang menurutnya tidak adil dan turut mempengaruhi jalannya pertandingan, terutama setelah penalti Donyell Malen di menit ke-101 menjadi penentu kemenangan Roma.
Dalam wawancaranya usai laga dengan DAZN, yang dikutip oleh TuttoMercatoWeb, Cuesta mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap sikap lawan yang dianggapnya kurang menghargai. "Di Parma, kami berusaha untuk tetap menjadi diri sendiri dan menghadapi orang lain dengan hormat. Namun, terkadang kita harus memahami mengapa hal-hal terjadi," ujarnya. Cuesta menyoroti beberapa insiden yang menurutnya telah mengubah dinamika laga secara tidak adil, tidak terbatas hanya pada insiden penalti.
Meskipun kecewa, Cuesta tak lupa mengapresiasi semangat juang para punggawa Parma. "Ada kepahitan terhadap hasil akhir, namun juga kebanggaan atas banyaknya hal baik yang telah kami lakukan," katanya. Melawan tim sekuat Roma, Parma menunjukkan mentalitas yang tangguh, dan Cuesta menyanjung komitmen pemainnya yang selalu ingin membawa nama Parma dengan cara terbaik.
Terkait strategi di lapangan, Cuesta menjelaskan keputusan taktisnya menggantikan Strefezza dengan Pellegrino. "Kami ingin menang, dan keputusan diambil dengan tujuan tersebut. Strefezza hanya mampu bermain maksimal 55 menit, dan kami ingin memanfaatkan kekuatan fisik Pellegrino," jelasnya. Cuesta menambahkan bahwa semua pemain siap berkontribusi, meskipun beberapa harus memulai dari bangku cadangan.
Selanjutnya, Parma akan menjamu Como dalam laga berikutnya. Cuesta mengonfirmasi bahwa Britschgi harus absen karena skorsing, sementara beberapa pemain lainnya masih dalam pemantauan akibat masalah fisik yang berlanjut.
Artikel Tag: Roma, Parma, Carlos Cuesta