Real Betis vs Panathinaikos, 5 Fakta Menarik Jelang Laga Liga Europa
Real Betis vs Panathinaikos / via Gettyimages
Berita UEL: Pertandingan Real Betis vs Panathinaikos di leg kedua babak 16 besar Liga Europa musim 2025-26 menyimpan sejumlah fakta menarik jelang pertemuan kedua tim.
Dengan ambisi besar yang diusung oleh masing-masing tim di laga ini, bentrokan Real Betis dan Panathinaikos di leg kedua babak 16 besar Liga Europa dipastikan sarat gengsi serta tensi tinggi, kedua tim diyakini akan tampil habis-habisan demi memperoleh hasil maksimal.
Berikut ini adalah 5 fakta menarik jelang laga Real Betis vs Panathinaikos, yang patut disimak oleh pembaca setia Ligaolahraga.com:
1. Real Betis hanya kalah dua kali dalam sembilan pertandingan UEL musim ini (5 kemenangan, 2 imbang), tetapi kedua kekalahan tersebut terjadi melawan tim Yunani: PAOK Salonika di fase liga dan Panathinaikos di leg pertama pertandingan ini.
2. Meskipun meraih kemenangan di leg pertama pertandingan ini, Panathinaikos hanya memenangkan lima dari 28 pertandingan mereka di kompetisi Eropa melawan tim Spanyol (7 seri, 16 kalah) – setiap kemenangan diraih melawan tim yang berbeda: Mallorca, Barcelona, Sevilla, Villarreal, dan Real Betis.
3. Real Betis telah kalah dalam dua dari tiga pertandingan terakhir mereka di Europa League (1 kemenangan), jumlah kekalahan yang sama dengan yang mereka alami dalam 17 pertandingan sebelumnya di kompetisi Eropa (10 kemenangan, 5 imbang).
4. Panathinaikos tak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir mereka di Europa League (3 kemenangan, 5 imbang), rekor terbaik mereka di kompetisi Eropa – namun mereka belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan tandang terakhir mereka di babak knockout (1 imbang, 3 kalah).
5. Vicente Taborda dari Panathinaikos mencetak gol (2) atau memberikan assist (2) dalam setiap empat penampilan terakhirnya di Liga Europa – satu-satunya pemain Argentina yang terlibat langsung dalam gol dari lima penampilan beruntun di kompetisi ini adalah Luciano Vietto untuk Villarreal pada Maret 2015 dan Emiliano Rigoni untuk Zenit St Petersburg pada November 2017.
Artikel Tag: Liga Europa, Real Betis, Panathinaikos, europa league, UEL