☰
Kanal
✕

Raul Fernandez Terlalu Emosional Disindir Seperti Mentalitas Pembalap Moto3

Penulis: Abdi Ardiansyah
21 Okt 2026, 22:58 WIB

Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi terlibat dalam kecelakaan di Sprint Race MotoGP Indonesia.

Berita MotoGP - Raul Fernandez mendapat kritik setelah meluapkan kemarahannya kepada Marco Bezzecchi menyusul insiden di Sprint MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika. Eks Crew chief sekaligus analis MotoGP, Peter Bom menilai pembalap Trackhouse itu masih memiliki mentalitas seperti pembalap Moto3 meski sudah lima musim berkompetisi di kelas premier.

Insiden antara Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi terjadi di tikungan pertama Sprint GP Indonesia. Keduanya bersenggolan hingga Fernandez mengalami patah pada dua jarinya. Seusai kejadian, pembalap asal Spanyol itu menuding Bezzecchi melakukan aksi yang tidak profesional dan mengabaikan instruksi tim.

Perselisihan tersebut bahkan membuat Trackhouse dan Aprilia menggelar pertemuan sebelum balapan utama pada Minggu. Kedua pihak berupaya meredakan ketegangan agar masalah di antara para pembalap tidak berlarut-larut.

Dalam podcast Oxley Bom, Peter Bom menilai Raul Fernandez terlalu terbawa emosi dan menjadikan insiden itu sebagai persoalan pribadi. Menurutnya, pembalap MotoGP seharusnya mampu melihat kejadian seperti itu sebagai bagian dari persaingan di lintasan.

“Dia terlalu personal dalam menyalahkan Bezzecchi dan saya kecewa dengan sikapnya,” kata Bom.

“Pertama, terus berteriak seperti itu sedikit mirip pembalap Moto3. Di kepalanya, dia mungkin masih merasa seperti pembalap Moto3.”

Bom menambahkan bahwa pembalap di kelas premier biasanya lebih tenang dalam menghadapi insiden. Mereka juga seharusnya bisa memahami bahwa kejadian serupa dapat menimpa siapa pun dalam balapan.

Rekan Bom, Mat Oxley, turut menyoroti perbedaan karakter kedua pembalap Aprilia tersebut. Menurutnya, Bezzecchi lebih santai dan senang bercanda, termasuk ketika berinteraksi dengan media. Sebaliknya, Fernandez dinilai cenderung serius dalam berbagai situasi.

Fernandez memang memiliki reputasi emosional sejak berkompetisi di kelas yang lebih rendah. Ia merupakan runner-up Moto2 2021, tetapi menurut Bom, sifat tersebut belum sepenuhnya berubah setelah naik ke MotoGP.

Meski begitu, Fernandez menunjukkan daya juang di Mandalika. Walau mengalami cedera pada Sprint, ia mampu finis di posisi kedua pada balapan utama.

Ke depan, Fernandez juga berpotensi menghadapi instruksi tim ketika Aprilia berusaha mengejar gelar juara dunia 2026. Marco Bezzecchi dan Jorge Martin masih menjadi andalan pabrikan Italia itu dalam persaingan melawan Marc Marquez.

Agen Raul Fernandez menyatakan kliennya siap mematuhi instruksi tim tanpa ragu. Sikap tersebut juga penting untuk menjaga hubungannya dengan Aprilia setelah ia menandatangani kontrak baru.

Artikel Tag: MotoGP Indonesia, Marco Bezzecchi, Raul Fernandez, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru