Ragam Sepak Bola: Data dan Fakta Di Balik Sukses Jerman Barat Menjuarai Piala Dunia 1990 (Bagian 2)
Andreas Brehme, Thomas Berthold dan Jurgen Klinsmann merayakan sukses menjuarai Piala Dunia 1990
Ligaolahraga – Ragam Sepak Bola: Di Piala Dunia 1990, setelah paceklik gelar 16 tahun, Jerman Barat akhirnya kembali menjadi yang terbaik. Betapa tak mudah perjuangan Franz Beckenbauer dan anak-anak asuhnya di Italia kala itu. Berikut bagian kedua data dan fakta di balik sukses mereka:
25 – menit: itulah waktu tercepat yang Jerman Barat perlukan mencetak salah satu dari 15 gol mereka di Piala Dunia Italia 1990. Negara yang sama mencetak tujuh gol mereka di menit ke 25 di Piala Dunia Swiss 1954. Hanya satu tim pemenang Piala Dunia lainnya yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menghasilkan gol pertama daripada Jerman Barat pada 1990, yakni Brasil empat tahun kemudian, meski hanya berselang satu menit.
23 – usia yang menjadikan Bodo Illgner sebagai kiper termuda yang bermain di sebuah partai final Piala Dunia. Kiper yang menjadi lawannya di semifinal, Peter Shilton dari Inggris, melakukan debutnya di divisi utama untuk Leicester City satu tahun sebelum Ilgner dilahirkan.
Brehme menjebol gawang Argentina dari titik pinalti di final Piala Dunia 1990
13 – tendangan penalti secara beruntun di Piala Dunia yang sukses Jerman Barat eksekusi, berkat gol penalti penentu gelar juara yang diciptakan Andreas Brehme. Pemain asal Hamburg, yang gagal mengeksekusi satu-satunya penalti yang dia lakukan di waktu normal di level international, mengambil penalti di final karena pilihan pertama Lothar Matthaus kehilangan salah satu paku di sepatu kanannya. Brehme masih menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol dari titik penalti dengan menggunakan kedua kakinya di ajang Piala Dunia.
Klinsmann mengejar Brehme yang sukses menjebol gawang Argentina dari titik putih
10 – gol yang Jerman Barat hasilkan di Grup D. Dari 12 tim yang mencetak dobel digit di grup fase pertama mereka, hanya satu tim lainnya yang kemudian keluar sebagai juara di akhir turnamen – Brasil pada 2002.
Brehme dan Lothar Matthaus pada 2015
6 – gol dan assist adalah total gol/assist yang dihasilkan Andreas Brehme – main di posisi bek kiri – di Italia 1990. Ini jumlah gabungan terbaik kedua di belakang striker Italia Salvatore Schillaci, yang mencatat tujuh (enam gol, satu assist), dan menjadi rekor untuk seorang peain belakang dalam satu Piala Dunia.
Artikel Tag: Timnas Jerman, Piala Dunia