☰
Kanal
✕

Radithya Bayu Wardhana Tak Menyangka Bisa Jadi Juara Dunia

Penulis: Yusuf Efendi
19 Okt 2026, 23:50 WIB

Radithya Bayu Wardhana/[Foto:PB Djarum]

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Radithya Bayu Wardhana berhasil menuntaskan ajang individual Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 dengan raihan juara usai menangi derby melawan kompatriotnya, Fardhan Rainanda Joe.

Radithya Bayu Wardhana berhasil mengalahkan Fardhan Rainanda Joe lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 15-9, 11-15 dan 15-8, dalam pertandingan yang berlangsung di Cairo International Stadium, Kairo Mesir pada Sabtu (17/10) malam waktu setempat.

"Alhamdulillah, bersyukur bisa ikut WJC untuk pertama kalinya dan langsung juara," tanggap Radithya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

“Dari gim pertama, saya langsung in. Sempat kejar-kejaran dan saat saya unggul, Fardhan bisa berbalik unggul, tetapi saya sudah mengantisipasinya. Di gim kedua, saya sempat unggul juga, tetapi fokus saya menurun sehingga bisa tersusul oleh Fardhan. Di gim ketiga, saya kembali fokus dan akhirnya bisa juara,” tambah pemain asal PB Djarum tersebut.

Radithya Bayu Wardhana mengaku tak menyangka bisa menjadi juara dunia, mengingat banyak pemain unggulan yang sangat kuat terutama dari China, Jepang dan juga Prancis.

“Masih berasa mimpi karena tidak menyangka bisa juara dunia junior. Namun, saya belum puas karena masih ada tantangan yang lebih sulit ke depannya,” tutur Radithya.

Selain Radithya Bayu Wardhana, medali emas juga diraih dari sektor ganda campuran pasangan Muhammad Luthfi Habibi - Dian Ramadhani Mukti berhasil memastikan medali emas ajang individual Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 usai di laga puncak berhasil mengalahkan wakil asal China, Feng Yi Lang / Li Meng Han.

Muhammad Luthfi Habibi - Dian Ramadhani Mukti yang diambang kekalahan saat sang lawan sudah meraih match poin 11-14, sukses membalikan keadaan untuk meraih medali emas ganda campuran Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 dengan skor 17-15, 8-15 dan 16-14.

"Coba fokus satu poin demi satu poin," ungkapnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Saat tertinggal di poin kritis, saya sudah sangat tegang, tapi pelatih dan Luthfi terus menyemangati dan meyakinkan saya," tutur pemain kelahiran Meulaboh, Aceh Barat, Aceh ini.

"Saya akhirnya bisa terus mencoba dan berhasil," Dian, menyatakan.

Artikel Tag: PBSI, Radithya Bayu Wardhana, Fardhan Rainanda Joe, Dian Ramadhani Mukti, Kejuaraan Dunia Junior BWF, Muhammad Luthfi Habibi

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru