Quahbi Ungkap Maroko Tidak Diperkuat Penyerang Andalan vs Perancis
Mohamed Quahbi
Berita Piala Dunia 2026: Maroko dipastikan tidak akan diperkuat penyerang andalan mereka, Ismael Saibari untuk melawan Perancis di pertandingan perempat final yang akan berlangsung Kamis malam seperti yang dikonfirmasi oleh pelatih Mohamed Quahbi.
Pelatih timnas Maroko, Mohamed Quahbi mengkonfirmasi bahwa penyerang andalan, Ismael Saibari akan absen di pertandingan perempat final melawan Perancis. Ia digantikan karena mengalami cedera di menit ke-22 di kemenangan 3-0 atas Kanada di babak 16 besar Sabtu lalu dan hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa ia mengalami cedera hamstring.
Hasil MRI yang dilakukan pada hari Senin setelah tim tiba di Boston, tampaknya menunjukkan bahwa cedera tersebut tidak terlalu parah sehingga tidak akan membuatnya absen dari seluruh kompetisi.
“Semua pemain tersedia, kecuali Saibari, karena pertandingan ini terlalu cepat untuknya,” kata Ouahbi kepada wartawan dalam konferensi pers pra-pertandingan pada hari Rabu seperti dikutip ESPN, “meskipun saya harap dia tidak akan absen hingga akhir turnamen.”
“Semua pemain tersedia meski tentu saja kami hanya akan memilih pemain dengan kondisi 100%.”
Saibari merupakan pemain terbaik negaranya di Piala Dunia 2026 hingga sejauh ini, mencetak gol di laga pembuka melawan Brasil, gol kemenangan melawan Skotlandia dan penyeimbang melawan Haiti di penyisihan grup.
Melawan Belanda, pemain berusia 25 tahun itu mencetak penalti penentu dalam kemenangan adu penalti babak 32 besar, dengan gol kemenangan tersebut sangat berarti mengingat ia telah menghabiskan seluruh kariernya hingga saat ini di liga utama Belanda bersama PSV Eindhoven.
Soufiane Rahimi masuk dari bangku cadangan untuk menggantikan Saibari melawan Kanada, dan menjadi favorit untuk memimpin lini depan Maroko melawan Prancis, meskipun Ouahbi mengandalkan kekuatan skuadnya untuk melewati tim favorit turnamen.
“Ketika Anda ingin melangkah jauh dalam sebuah kompetisi, Anda membutuhkan semua orang, dan para pemain yang tidak bisa berada di starting eleven tahu bahwa mereka memiliki kesempatan untuk menyelesaikan pertandingan,” tambahnya.
“Kami memiliki pemain inti, dan kemudian ketika pemain lain masuk sebagai pemain pengganti, mereka dapat membuat perbedaan di lapangan bagi kami. Ini adalah hal positif bagi tim, dan ini adalah sesuatu yang memberi kami banyak kepercayaan diri.”
Kedua negara akan saling berhadapan untuk kali pertama sejak Les Bleus mengalahkan Maroko di semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, kali pertama tim Afrika tersebut lolos ke empat besar.
Artikel Tag: Maroko, Ismael Saibari