PSIM Jogja Resmikan Gelandang Asal Polandia, Adrian Purzycki
PSIM Jogja perkenalkan gelandang asal Polandia, Adrian Purzycki/foto dok PSIM Jogja
Berita Super League: PSIM Jogja resmi meresmikan gelandang bertahan asal Polandia, Adrian Purzycki untuk memperkuat komposisi pemain asing dalam mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Pemain kelahiran Siedlce pada 2 Agustus 1997 tersebut siap memberikan dimensi baru pada lini tengah Laskar Mataram.
Memiliki postur 183 cm, Adrian Purzycki merupakan jebolan akademi Fortuna Sittard dan Wigan Athletic yang juga pernah membela Odra Opole serta Timnas Polandia kelompok umur.
Pengalaman matang sang pemain di Eropa menjadi modal berharga bagi PSIM Jogja untuk bersaing di papan atas Super League musim depan.
Manajer Tim PSIM Jogja, Iksan Mahar, menjelaskan bahwa rekrutan ini sesuai dengan kebutuhan skema pelatih kepala Jean-Paul van Gastel.
"Selain keputusan dari manajemen, pada dasarnya seluruh perekrutan pemain asing musim ini merupakan hasil persetujuan langsung dari pelatih kepala, Coach Jean-Paul van Gastel," ujar Iksan seperti dikutip dari laman resmi klub.
Iksan menambahkan bahwa profil sang pemain sangat pas dengan skema tim.
"Manajemen memastikan Adrian Purzycki didatangkan karena profil dan kualitasnya benar-benar sesuai dengan kebutuhan taktikal yang diinginkan pelatih untuk musim ini," tambah dia.
Adrian Purzycki mengaku antusias menjalani karier perdananya di Asia dan optimistis bisa membawa dampak positif bagi klub.
"Bagi saya, Indonesia dan Asia adalah lingkungan yang baru, pengalaman baru, dan sebuah tantangan yang ingin saya hadapi. Saya suka meraih kemenangan, jadi semoga saya bisa langsung memberikan dampak bagi tim," tutur Adrian.
Ia juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi terbaik di dalam maupun di luar lapangan.
"Bagi saya, memberikan dampak baik, di dalam maupun di luar lapangan, untuk membantu semua orang di sekitar saya adalah hal yang paling penting, dan saya berharap bisa membawa semangat itu ke klub ini," sebutnya.
Terkait adaptasi cuaca tropis demi menyongsong ketatnya persaingan Super League musim depan, ia telah melakukan persiapan matang.
"Selama dua bulan terakhir saya sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Tentu saja cuacanya berbeda, tetapi saya rasa ini adalah sesuatu yang bisa saya atasi dan saya akan selalu memberikan 100 persen kemampuan saya," katanya.
Pemain berusia 28 tahun ini juga menyapa pendukung setia Laskar Mataram, Brajamusti dan The Maident.
"Saya ingin mengucapkan salam untuk seluruh suporter, dan saya berharap kita bisa menjalani musim yang luar biasa bersama-sama," pungkas Adrian.
Artikel Tag: Super League