Pio Esposito Bertekad Bangkit Usai Gagal Penalti untuk Italia
Pio Esposito Bertekad Bangkit Usai Gagal Penalti untuk Italia - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Kesedihan menyelimuti Francesco Pio Esposito setelah gagal mengeksekusi penalti yang krusial bagi Italia dalam laga play-off Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina. Pemain muda berbakat dari Inter Milan ini mengungkapkan perasaannya setelah momen mengecewakan tersebut dan bagaimana dia berusaha bangkit.
Francesco Pio Esposito, yang baru berusia 20 tahun, menjadi sorotan setelah tendangannya melayang di atas mistar dalam adu penalti yang menentukan nasib Italia. Dalam wawancaranya dengan Corriere della Sera, Esposito mengungkapkan perasaannya yang hancur setelah kejadian itu. "Saya merasa seolah-olah telah mengecewakan rekan-rekan setim, orang-orang di rumah, teman, dan keluarga," ungkapnya dengan penuh penyesalan.
Meski masih menyimpan rasa kecewa, Esposito bertekad untuk bangkit dan kembali mengambil penalti di masa depan. "Saya yakin untuk mengambil tanggung jawab itu, meskipun hasilnya tidak sesuai harapan," tambahnya. Meski Italia harus terhenti, Esposito menegaskan bahwa timnya memberikan segalanya, bahkan saat bermain dengan sepuluh pemain.
Musim ini, Esposito telah menunjukkan potensinya dengan mencetak sembilan gol dan memberikan enam assist dalam 41 penampilannya di berbagai kompetisi. Di bawah bimbingan Cristian Chivu, mantan pelatihnya di tim muda Nerazzurri, Esposito berusaha meningkatkan kemampuan baik di dalam maupun di luar lapangan. "Saya telah bekerja sama dengan psikolog olahraga selama beberapa bulan terakhir," jelasnya. Dia juga menyibukkan diri dengan kursus bahasa Inggris untuk terus berkembang.
Sementara itu, Inter Milan menunjukkan performa gemilang dengan mengalahkan Roma 5-2 dan memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan tujuh poin atas Napoli. Namun, Nerazzurri harus menghadapi tantangan baru setelah kapten sekaligus pencetak gol terbanyak mereka, Lautaro Martinez, mengalami cedera otot yang membuatnya harus absen selama dua minggu. "Lautaro adalah pemain yang sangat lengkap, dan komitmennya di setiap sesi latihan sungguh menginspirasi," puji Esposito.
Kemenangan atas Roma menjadi suntikan semangat bagi skuad Inter untuk menghadapi tantangan berikutnya di Serie A. "Kami percaya penuh pada kemampuan kami untuk terus berprestasi," pungkas Esposito, menutup wawancara dengan optimisme menyala.
Artikel Tag: Inter Milan, francesco pio esposito