Kanal

Piala Dunia 2026 Terancam Kontroversi, Aktivis Migran Siaga di 11 Kota AS

Penulis: Uphit Kratos
02 Jun 2026, 10:20 WIB

Piala Dunia 2026

Berita Liga Italia: Dua pekan sebelum Piala Dunia 2026, kekhawatiran serius muncul di Amerika Serikat. Para aktivis hak imigran di 11 kota ingatkan potensi pelanggaran HAM.

Sorotan tajam tertuju pada Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Berbeda dengan kegembiraan umum menyambut turnamen, aktivis hak imigran justru meningkatkan kewaspadaan.

Mereka khawatir otoritas setempat akan melakukan penindakan terhadap status keimigrasian penonton, jurnalis atau pekerja yang datang dari berbagai negara. Beberapa kelompok telah menyebarkan 'peringatan untuk pelancong'.

"Termasuk penolakan masuk secara sewenang-wenang serta risiko penangkapan dan deportasi," demikian bunyi peringatan tersebut.

Situasi paling tegang terjadi di Los Angeles. Serikat pekerja yang mewakili pekerja perhotelan di Stadion SoFi mengancam akan melakukan pemogokan jika agen Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) berusaha melakukan pemeriksaan.

Di Dallas, pendekatan berbeda dilakukan. Beberapa kelompok masyarakat membagikan kit berisi peluit dan informasi tentang cara mendapatkan konsultasi hukum gratis di gereja-gereja dan tempat usaha.

Langkah ini diambil untuk membantu siapapun yang mungkin terjebak dalam razia agar bisa mendapatkan perlindungan hak-hak yang dimilikinya di mata hukum.

Dengan Piala Dunia 20026 yang akan berlangsung mulai pertengahan Juni, isu ini menjadi bayangan kelam dan mengancam citra turnamen olahraga terbesar di dunia yang seharusnya menjadi ajang persatuan.

Tidak hanya itu, ancaman keamanan pun jadi salah satu hal yang harus diperhitungkan, terutama di wilayah Meksiko, dimana pihak keamanan terus berupaya mengurangi aktivitas para kriminal terorganisir.

Artikel Tag: Amerika Serikat, Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru