Pertahanan Filip Hrgovic Jadi Sorotan Jelang Duel Perebutan Gelar IBF
Moses Itauma dan Filip Hrgovic
Berita Tinju - Moses Itauma mendapat kesempatan terbesar dalam kariernya ketika menghadapi Filip Hrgovic untuk memperebutkan gelar juara dunia IBF kelas berat yang saat ini kosong.
Pertarungan tersebut akan berlangsung di O2 Arena, London, pada Sabtu, 29 Agustus. Jika berhasil menang, Itauma berpeluang mencatat sejarah sebagai salah satu juara dunia kelas berat termuda sepanjang masa.
Petinju Inggris berusia 21 tahun itu hanya perlu melewati satu rintangan besar sebelum mencapai target tersebut. Namun, lawannya bukan nama sembarangan. Hrgovic merupakan petinju kelas berat berpengalaman yang dikenal memiliki ukuran tubuh besar dan kekuatan fisik.
Peter Fury menilai Itauma memiliki masa depan yang sangat cerah, tetapi masih ada satu pertanyaan yang belum sepenuhnya terjawab mengenai kemampuan sang petinju muda.
Menurut Fury, Itauma belum benar benar diuji ketika berada dalam posisi tertekan dan harus bertarung sambil terus mundur.
“Kalau dia mampu melewati pertarungan seperti ini, kita akan melihat sejauh mana perkembangannya. Dia sudah memiliki hampir semuanya, tetapi kita belum melihat bagaimana reaksinya ketika ditekan dan dipaksa bertahan,” kata Fury kepada Boxing Now.
Fury menilai lawan lawan Itauma sebelumnya belum cukup kuat untuk menguji kemampuan tersebut. Karena itu, duel melawan Hrgovic akan menjadi ujian penting untuk mengetahui apakah Itauma mampu tetap efektif ketika pertarungan tidak berjalan sesuai keinginannya.
Meski memberikan catatan tersebut, Fury justru melihat kelemahan lain pada kubu Hrgovic. Ia menilai pertahanan petinju asal Kroasia itu berpotensi menjadi sasaran empuk bagi Itauma.
“Hrgovic adalah petarung yang bagus dan solid, tetapi dia menerima cukup banyak pukulan. Menurut saya, pertahanannya bukan yang terbaik, dan itu bisa menjadi masalah besar ketika menghadapi petinju seperti Itauma,” ujar Fury.
Namun, Fury tetap mengingatkan bahwa Hrgovic memiliki pengalaman dan ketangguhan yang tidak boleh diremehkan.
“Dia petarung yang tangguh dan sudah lama berada di dunia tinju. Gayanya juga cukup sulit dibaca. Dia petinju besar dan kuat, jadi pertarungan ini akan menarik,” tambahnya.
Sebelumnya, Frank Sanchez direncanakan bertarung untuk gelar IBF yang kosong setelah Oleksandr Usyk melepaskan sabuk tersebut. Namun, Sanchez kemudian menyepakati kesepakatan step aside sehingga Moses Itauma dan Filip Hrgovic mendapat kesempatan memperebutkan gelar.
Pemenang duel tersebut selanjutnya dijadwalkan menghadapi Sanchez dalam pertahanan gelar pertamanya. Dengan demikian, Itauma tidak hanya mempertaruhkan rekor sempurnanya, tetapi juga peluang menjadi salah satu juara dunia kelas berat termuda dalam sejarah.
Artikel Tag: IBF, Peter Fury, Heavyweight, Filip Hrgovic