Kanal

Persis Solo Rekrut Kiper Yang Pernah Berlatih Di Klub Spanyol

Penulis: Dayat Huri
15 Sep 2021, 20:00 WIB

Pancar Nur Widiastono resmi bergabung Persis Solo/foto dok Persis Solo

Berita Liga 2 Indonesia: Persis Solo terus mematangkan komposisi skuat jelang Liga 2 Indonesia musim ini. Terbaru, tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu merekrut Pancar Nur Widiastono, kiper muda yang pernah menimba ilmu di Spanyol bersama Real Valladolid pada 2016 silam.

Berbekal pengalamannya, Pancar Nur ingin memaksimalkan pengalamannya selama menuntut ilmu sepak bola ke Negeri Matador itu.

"Dengan pengalaman bermain bola dan latihan di Spanyol, saya akan memaksimalkan seluruh kemampuan saya untuk Persis. Pengalaman yang saya dapat di Eropa juga menjadi bekal untuk mengarungi Liga 2. Saya akan belajar banyak, menyerap ilmu, dan menambah pengalaman di Persis untuk karir saya ke depannya," kata dia seperti dilansir laman resmi klub.

Sebelum berkostum Persis Solo, nama Pancar muncul ke permukaan kala dirinya membawa SSB ASIOP Apacinti menjuarai kompetisi level junior Gothia Cup 2016 bersama Egy Maulana Vikri dan rekan-rekan lainnya. Setelah itu, ia mendapat kesempatan untuk berguru ke Spanyol dengan mengikuti program internasional dari Real Valladolid, lalu pulang ke Indonesia dan bergabung dengan tim muda Persija Jakarta.

Kesempatan untuk bergabung dengan Persis Solo akan dimaksimalkan oleh Pancar Nur untuk menggali potensinya. Bagi dia, nilai historis dan ambisi tim yang kini dimiliki putra bungsu Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep itu untuk juara Liga 2 menjadi alasan terkuatnya untuk bergabung.

"Persis merupakan klub dengan sejarah besar serta memiliki kemauan untuk juara dan berprestasi. Hal itu yang menjadi alasan saya mau bergabung dengan Persis karena memiliki visi misi yang sama dengan diri saya," tambahnya.

Dengan kedatangannya, tim Persis Solo kini memiliki banyak opsi di pos bawah mistar. Persaingan ketat akan muncul untuk mendapatkan tempat kala bertanding. Namun, hal itu tak menjadi kendalanya. Saling mendukung dan berbagi pengalaman dengan pemain lain akan memunculkan persaingan sehat yang dapat mengembangkan kemampuan setiap pemain.

"Tentu untuk mendapat tempat pertama di tim tidak mudah, di mana Persis memiliki banyak penjaga gawang yang hebat. Saya sendiri juga masih banyak belajar dari senior saya, Mas Wahyu Tri yang memiliki segudang pengalaman di Liga Indonesia. Yang pasti kami sebagai penjaga gawang akan saling support satu sama lain dan persaingan di posisi ini akan menjadi sehat dan ketat. Saya akan fokus dan belajar mengambil pengalaman di sini agar bisa menjadi kiper yang mumpuni," pungkasnya.

Artikel Tag: Persis Solo, Pancar Nur, Spanyol, Liga 2

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru