Kanal

Persikabo 1973 Kena Comeback Madura United, Aji Santoso Ungkap Rasa Kecewa

Penulis: Dayat Huri
27 Feb 2024, 13:45 WIB

Laga Persikabo 1973 kontra Madura United/foto dok Persikabo 1973

Berita Liga 1 Indonesia: Pelatih Persikabo 1973 Aji Santoso, mengaku kecewa setelah melihat anak asuhnya harus bertekuk lutut di hadapan Madura United dengan skor 3-2 dalam lanjutan pekan ke-26 Liga 1 Indonesia musim 2023/2024 di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (26/2) malam WIB.

Kekecewaan Aji Santoso itu cukup berdasar karena Persikabo 1973 sempat unggul 2-0 di paruh pertama melalui brace Dimas Drajad. Namun mereka tak kuasa membendung kebangkitan Madura United yang akhirnya sukses menutup laga dengan kemenangan 3-2.

Pada jeda paruh pertama, dia mengaku sudah menyampaikan kepada para pemain untuk lebih tenang. Namun justru menurutnya, para pemain Laskar Padjadjaran malah mudah kehilangan bola dan mudah panik saat diserang.

"Saya sampaikan kepada pemain, babak kedua Madura pasti akan keluar menyerang, saya sampaikan harus lebih tenang, kenapa? Kita sudah unggul 2-0. Mereka akan terus menekan kita harus berani. Tetapi justru anak-anak salah berpikir, ketika kita mau mempertahankan kemenangan tapi terlalu cepat kehilangan bola," ungkapnya seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

"Yang kedua saya sampaikan, kalau lawan bisa cetak satu gol, masih tenang karen masih leading 2-1, tapi ketika kemasukkan 2-1 mereka justru lebih panik," tambah Aji Santoso.

Pelatih asal Malang itu juga menyayangkan keputusan Keven Aleman yang melakukan tekel di kotak penalti yang berbuah gol Hugo Gomes dan jadi penanda kebangkitan Madura United.

"Jujur saja kekalahan yang pertama karena Keven mengambil keputusan yang salah di kotak penalti, di meeting pun saya sampaikan jangan ambil pekanggaran di kotak penalti. Oke menurut dia tidak pelanggaran, tapi keputusan wasit adalah pelanggaran, wasit lebih tahu, wasit lebih kuasa memutuskan," jelasnya.

Aji Santoso juga menegaskan dirinya sudah betul-betul mewanti-wanti para pemain, untuk antisipasi tentang apa yang akan terjadi pada babak kedua.

"Sebenarnya ketika kami sudah unggul 2-0 sudah antisipasi kira-kira apa yang terjadi sudah saya sampaikan, kalau seperti itu sudah saya sampaikan semua, masa pelatih yang salah, kecuali kalau mereka tidak saya kasih tahu babak kedua mereka akan menekan, itu sudah saya antisipasi. Kembali lagi saya tidak mungkin teriak di lapangan, jadi yang jelas di setengah main sudah sampaikan seperti itu," beber dia.

Kekalahan itu membuat Persikabo 1973 makin sulit keluar dari zona degradasi. Dimas Drajad dan kawan-kawan tertahan di peringkat dua terbawah, tepatnya peringkat 17 klasemen semntara Liga 1 musim 2023/2024 dengan koleksi 17 angka, terpaut 10 angka dari tim terakhir penghuni zona degradasi.

Artikel Tag: persikabo 1973, Liga 1, Aji Santoso, madura united

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru