Persik Kediri Jamu PSIM Jogja di Gresik, Laga Digelar Tanpa Penonton
Suporter Persik Kediri tidak dapat mendukung langsung tim kebanggaannya di pinggir lapangan/foto dok Persik Kediri
Berita Super League: Persik Kediri harus menjadi tim musafir saat menjamu PSIM Jogja pada pertandingan pekan ke-21 Super League musim 2025/2026.
Panpel Persik Kediri memilih menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik sebagai homebase untuk pertandingan yang akan dilaksanakan, Jumat (13/2/2026) nanti.
Ketua Panpel, Tri Widodo menyatakan tidak turunnya izin dari pihak kepolisian setempat menjadi penyebab Macan Putih tidak dapat memainkan laga kandang di Stadion Brawijaya Kota Kediri.
"Polres Kediri Kota tak memberi izin pertandingan digelar di Stadion Brawijaya karena sejarah kurang baik," katanya seperti dikutip dari laman resmi ILeague.
Karena tak ada izin pihak keamanan, Panpel harus mencari venue pengganti. Dan Stadion Gelora Joko Samudro kembali menjadi pilihan terbaik agar duel Persik Kediri melawan PSIM Jogja sesuai jadwal yang telah diatur I.League selaku operator resmi Super League musim 2025/2026.
Widodo juga menjelaskan pertandingan antara Macan Putih kontra kontra Laskar Mataramakan berlangsung tanpa penonton. Baik dari kelompok suporter kedua tim maupun penonton umum.
"Jadi pertandingan digelar tanpa adanya penonton. Baik itu penonton tuan rumah maupun tim tamu," tuturnya.
Ini menjadi kali ketiga Persik Kediri menjadi tim musafir pada Super League musim 2025/26 dengan merumput di Gresik. Kali pertama adalah saat dikalahkan Madura United 1-2. Selanjutnya kala menajmu Persebaya Surabaya, laga tersebut berakhir sama kuat 1-1.
Ezra Walian dan kawan-kawan menatap laga kontra PSIM Jogja dengan optimisme tinggi usai meraih kemenangan beruntun atas Bali United (3-2) dan Dewa United FC (2-1). Enam poin dari dua laga itu membawa tim asuhan Marcos Reina Torres tersebut duduk di peringkat ke-11 dengan 25 poin.
Artikel Tag: Persik Kediri, Super League