Kanal

Peraturan Judo Berubah Lagi, Penggemar Protes

Penulis: Fafa Zahir
08 Nov 2017, 09:00 WIB

Ilustrasi Judo/IJF

Berita Judo: Federasi Judo Internasional (IJF) baru saja melakukan perubahan dalam aturan olahraga bela diri asal Jepang ini. Namun perubahan ini ternyata memicu protes dari pelaku olahraga yang mengandalkan bantingan ini.

Peraturan yang paling membuat penggemarnya tak habis pikir adalah soal dua waza-ari kini artinya setara dengan ippon (skor yang menentukan kemenangan).

Dalam buku aturan AJF yang dimaksud dengan ippon adalah: “...saat seorang kontestan berhasil membanting lawan di punggungnya, dengan menerapkan teknik atau menyerang balik teknik serangan lawannya, dengan efisiensi maksimal.”

Kriteria ippon ini diserta:

1. Kecepatan

2. Kekuatan

3. Di punggung

4. Benar-benar mengontrol hingga lawan mendarat

Sementara waza-ari adalah skor saat seorang kontestan berhasil membanting lawan namun mendaratnya tak cukup bagus untuk mendapat nilai ippon. Ippon adalah skor tertinggi dalam judo. Itu berarti mereka terjatuh di ke depan atau belakang.

Perubahan aturan ini segera memicu reaksi di media sosial.

Lorenzo Rosini berkata, “Dua waza-ari? Waza-ari termasuk yuko sekarang, jadi sekarang seseroang memungkinkan mendapat ippon dari dua eksekusi yang tak sempurna. Cara olahraga ini ditangani sekarang ini bikin takut.”

Sementara Joe Marchand berkata, “Saat ini kenapa orang harus repot-repot mencari nilai ippon jika bisa menang dengan dua waza-ari yang sebelumnya tak cukup untuk dianggap sebagai yuko? Sebelumnya saya berpikir poin dari judo adalah mengejar ippon bukannya menaklukkan lawan Anda di sisi mereka. Perubahan yang buruk.”

Presiden IJF, Marius L. Vizer, dalam pernyataannya di situs resmi IJF menyatakan, “Kami terus mereformasi strategi dalam semua sektor di IJF untuk menjdikan olahraga ini menjadi modern, istimewa, dan bisa dipahami semua orang.”

“Saya yakin elemen-elemen baru dari peraturan dan metode judo akan memberi keuntungan besar bagi keluarga besar judo, penonton, mitra, serta media,” kata Vizer.

Artikel Tag: judo, waza-ari, ippon, Federasi Judo Internasional, IJF, International Judo Federation (IJF), Berita Judo

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru