Kanal

Pengakuan Jujur Francesco Bagnaia Usai Gagal Bersaing di MotoGP 2025

Penulis: Abdi Ardiansyah
16 Jan 2026, 21:27 WIB

Francesco Bagnaia

Berita MotoGP: Francesco Bagnaia untuk pertama kalinya gagal bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP sejak bergabung dengan Ducati. Musim 2025 menjadi refleksi berat bagi sang juara dunia dua kali itu.

Francesco Bagnaia tak menutupi kekecewaannya setelah menjalani musim MotoGP 2025 yang jauh dari ekspektasi. Pebalap Ducati itu mengakhiri kejuaraan di posisi kelima klasemen akhir, hasil terburuknya sejak memperkuat tim pabrikan asal Borgo Panigale.

Sejak debut bersama Ducati, Bagnaia selalu finis di posisi pertama atau kedua klasemen dalam empat musim beruntun. Namun tren tersebut terhenti pada 2025, ketika ia tertinggal jauh dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang keluar sebagai juara dunia. Bagnaia finis dengan selisih 257 poin dari Marquez, bahkan sempat tertinggal 267 poin saat gelar dipastikan di Jepang.

Situasi kian sulit ketika Marco Bezzecchi dari Aprilia dan Pedro Acosta dari KTM turut melampaui Bagnaia di klasemen akhir. Meski Marquez mengalami cedera bahu serius di Indonesia dan absen di beberapa seri terakhir, Bagnaia gagal memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal.

Dalam podcast Supernova, Bagnaia mengakui bahwa dirinya merasa seperti orang luar sepanjang musim.

“Saya datang dari empat musim di mana selalu finis pertama atau kedua. Tahun lalu kami tidak pernah benar-benar menemukan keseimbangan untuk tampil konsisten,” ujar Bagnaia. “Saya merasa lebih seperti outsider daripada penantang gelar.”

“Saya tidak merasa terlalu baik karena sadar kami sebenarnya bisa berbuat lebih. Dalam banyak kesempatan, saya tidak tampil seperti seharusnya dan tidak mampu beradaptasi dengan situasi,” katanya.

Salah satu kendala utama Bagnaia adalah karakter Ducati GP25, terutama penggunaan ride height device yang mengubah perilaku motor saat pengereman. Padahal, pengereman agresif merupakan salah satu kekuatan terbesarnya. Kesulitan di sesi kualifikasi membuatnya kerap terjebak di tengah rombongan, memaksanya mengerem lebih awal akibat efek dirty air.

Meski demikian, Bagnaia memilih melihat musim 2025 sebagai pelajaran berharga. Dengan kontraknya bersama Ducati berakhir pada akhir 2026, harapan kini tertuju pada motor GP26 untuk membantunya menemukan kembali kepercayaan diri dan performa terbaik.

Artikel Tag: Francesco Bagnaia, MotoGP 2025, Ducati

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru