Kanal

Pemerintah Gabon Bekukan Timnas, Pierre-Emerick Aubameyang Ikut Disanksi

Penulis: Fery Andriyansyah
02 Jan 2026, 15:30 WIB

Striker Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang. (Foto: Franck Fife/AFP via Getty Images)

Berita Sepak Bola: Pemerintah Gabon mengambil langkah tegas menyusul penampilan buruk tim nasional di Piala Afrika (AFCON) 2025. Seluruh tim nasional Gabon diskors tanpa batas waktu, pelatih kepala Thierry Mouyouma beserta stafnya dipecat, dan dua pemain senior, termasuk Pierre-Emerick Aubameyang, dikeluarkan dari seleksi timnas.

Gabon menjadi tim kedua yang tersingkir lebih awal di AFCON yang digelar di Maroko. Mereka kalah 0-1 dari Kamerun, tumbang 2-3 dari Mozambik, lalu menutup fase grup dengan kekalahan dramatis 2-3 dari Pantai Gading, padahal sempat unggul dua gol. Pemerintah merespons keras kegagalan tersebut melalui pernyataan resmi yang disiarkan di televisi nasional. Menteri Olahraga Gabon, Simplice-Desire Mamboula, menyebut performa tim sebagai sesuatu yang mencoreng nilai negara.

“Mengingat dampak yang ditimbulkan, yang bertentangan dengan nilai etika dan keteladanan Republik Kelima, pemerintah memutuskan untuk membubarkan staf teknis, menskors tim nasional hingga waktu yang belum ditentukan, serta mengecualikan Bruno Ecuélé Manga dan Pierre-Emerick Aubameyang,” ujar Mamboula dalam siaran televisi. Ia juga menegaskan federasi sepak bola Gabon diminta bertanggung jawab penuh atas situasi tersebut.

Aubameyang dan Ecuélé Manga diketahui menjadi kapten dalam dua laga awal Gabon di turnamen ini. Aubameyang sendiri tetap bermain meski datang ke turnamen dengan kondisi cedera usai membela Marseille, yang sempat memicu polemik antara klub dan federasi.

Menanggapi keputusan pemerintah, Aubameyang memberikan reaksi singkat melalui media sosial. “Saya pikir masalah tim jauh lebih dalam dari sekadar diri saya pribadi,” tulis penyerang berusia 36 tahun itu di X.

Beberapa jam setelah pengumuman resmi, pemerintah Gabon disebut sempat menarik kembali pernyataan tersebut. Namun, belum ada kejelasan apakah sanksi yang diumumkan akan benar-benar diberlakukan. Situasi ini berpotensi memicu masalah baru, mengingat statuta FIFA melarang campur tangan pemerintah dalam urusan federasi sepak bola nasional. Jika terbukti melanggar, Gabon bisa menghadapi sanksi dari FIFA.

Selain hasil buruk di lapangan, perjalanan Gabon di AFCON juga diwarnai berbagai masalah, mulai dari konflik penanganan cedera Aubameyang hingga kritik tajam terhadap taktik pelatih. Kini, masa depan timnas Gabon dan karier internasional Aubameyang berada dalam ketidakpastian.

Artikel Tag: Pierre-Emerick Aubameyang, Timnas Gabon, Piala Afrika, Piala Afrika 2025

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru