Pelatih Pacific Sebut Kesulitan Menghentikan Brandone Francis
Pelatih Pacific Sebut Kesulitan Menghentikan Brandone Francis
Berita Basket IBL: Pemain asing andalan Rajawali Medan, Brandone Francis benar-benar menjadi momok menakutkan pertahahanan Pacific Caesar Surabaya. Hal ini juga diungkapkan pelatih Pacific, Andika Supriadi Saputra.
Francis benar-benar tak bisa dihentikan oleh pertahanan Pacific. Bermain selama 20 menit, dia mencetak 26 poin, memasukkan 10 dari 16 percobaan tembakan, serta menyumbang lima rebound, lima assist, dan satu steal. Antonio Hester membantunya dengan torehan 13 poin, enam rebound, dua assist, dan dua steal.
Pacific benar-benar seperti dirampok di first half ini. Karena Rajawali membukukan 32 points in the paint. Memasukkan 18 tembakan bernilai dua angka dari total 22 tembakan masuk. Persentase tembakan Rajawali juga luar biasa (22/40), yang setara dengan 55%.
Pacific sendiri memberikan perlawanan lewat AJ Bramah yang mencetak 13 poin, empat rebound, dan empat assist. Mereka sempat memimpin selama tujuh menit pertama, sampai akhirnya tembakan tiga angka Samuel Devin Susanto membuat Rajawali berbalik unggul 18-17. Sejak saat itu, tim tamu yang mendikte permainan. Saat turun minum, Rajawali unggul 14 poin (52-38).
"Kami harus bisa stop the ball. Brandone Francis memang problem yang nyata bagi kami. Sehingga harus ada perubahan strategi, terutama dengan defense one-on-one untuk Francis," kata pelatih Pacific, Andika Supriadi Saputra, pada jeda pertandingan
Selanjutnya Rajawali akan bersiap memainkan empat laga kandang di Medan, hingga akhir bulan Januari 2026. Mereka akan menyambut Bogor Hornbills (24/1), Satria Muda Pertamina Bandung (25/1), Pelita Jaya Basketball Jakarta (28/1), dan Hangtuah Jakarta (31/1).
Artikel Tag: Rajawali Medan, Pacific Caesar Surabaya, Brandone Francis