Kanal

Pelari Olimpiade Gudaf Tsegay Diskors Empat Bulan karena Kasus Doping

Penulis: Hanif Rusli
14 Jun 2026, 03:47 WIB

Sanksi tersebut membuat Gudaf Tsegay tidak dapat mengikuti seluruh agenda kompetisi hingga September. (Foto: AP)

Pelari Ethiopia Gudaf Tsegay harus mengakhiri musim kompetisi 2026 lebih cepat setelah dijatuhi hukuman larangan bertanding selama empat bulan akibat kasus doping.

Keputusan tersebut diumumkan Athletics Integrity Unit (AIU), Jumat (12/6), setelah atlet berusia 29 tahun itu dinyatakan melanggar aturan penggunaan obat terapeutik.

Sanksi tersebut membuat Gudaf Tsegay tidak dapat mengikuti seluruh agenda kompetisi hingga September, termasuk seri Diamond League dan ajang perdana Ultimate Championships yang akan berlangsung di Budapest pada 11-13 September.

Dalam pernyataannya, AIU menjelaskan bahwa Tsegay dinyatakan positif menggunakan Letrozole pada tes doping yang dilakukan pada Desember 2025.

Setelah hasil tersebut keluar, atlet Ethiopia itu menyerahkan dokumen medis beserta bukti pendukung yang menunjukkan obat tersebut digunakan untuk menangani kondisi kesehatan yang telah didiagnosis.

Meski demikian, AIU menegaskan Tsegay tidak mengajukan Therapeutic Use Exemption (TUE) atau izin penggunaan obat untuk keperluan medis sebelum mengonsumsi Letrozole.

Padahal, menurut lembaga tersebut, permohonan itu kemungkinan besar akan disetujui apabila diajukan sesuai prosedur.

"Dia akan memperoleh Therapeutic Use Exemption apabila permohonan tersebut diajukan terlebih dahulu," demikian penjelasan AIU dalam pernyataan resminya.

Letrozole merupakan obat yang umum digunakan untuk terapi kanker payudara pada perempuan pascamenopause.

Selain itu, zat tersebut juga dapat digunakan untuk mengendalikan efek penggunaan steroid sehingga masuk dalam daftar zat yang diatur dalam regulasi antidoping.

Nama Letrozole sebelumnya juga pernah menjadi sorotan dunia olahraga ketika menyebabkan petenis Italia Sara Errani dijatuhi hukuman larangan bertanding pada 2017.

Hukuman terhadap Tsegay berlaku hingga September sehingga ia dipastikan melewatkan sejumlah kompetisi penting pada kalender atletik internasional.

Selain seluruh seri Diamond League, ia juga tidak dapat tampil pada Ultimate Championships edisi perdana yang dijadwalkan berlangsung di Budapest.

Gudaf Tsegay merupakan salah satu pelari jarak jauh terbaik dunia dalam beberapa tahun terakhir. Ia pernah memegang rekor dunia nomor 1.500 meter indoor putri serta mengoleksi berbagai gelar di ajang internasional.

Prestasi terbesarnya diraih ketika menjadi juara dunia nomor 5.000 meter pada Kejuaraan Dunia Atletik 2022.

Setahun kemudian, ia kembali naik podium tertinggi setelah merebut gelar juara dunia nomor 10.000 meter.

Pada Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 2021, Tsegay berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi Ethiopia di nomor 5.000 meter putri.

Sementara itu, pada Olimpiade Paris 2024, Tsegay tampil di tiga nomor sekaligus, yakni 1.500 meter, 5.000 meter, dan 10.000 meter. Meski tampil di lebih dari satu nomor, ia gagal menambah koleksi medalinya.

Dengan hukuman yang berlaku hingga akhir September, Gudaf Tsegay dipastikan kehilangan kesempatan bersaing pada sejumlah ajang bergengsi musim ini dan baru dapat kembali berlaga setelah masa skorsingnya berakhir.

Artikel Tag: olimpiade, Diamond League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru