Para Pemain Penentu Keberhasilan Terhebat Sepanjang Sejarah Premier League
Para Pemain Penentu Keberhasilan Terhebat Sepanjang Sejarah Premier League - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Dalam dunia sepak bola, istilah ‘clutch’ merujuk pada pemain yang mampu tampil impresif di momen-momen krusial. Liga Premier Inggris telah menjadi panggung bagi banyak bintang sepak bola yang berkali-kali membuktikan kapasitas mereka di saat-saat penting.
Vincent Kompany dikenal sebagai bek tengah yang luar biasa dalam membaca momen dan memberikan performa terbaik. Pada April 2012, gol sundulannya ke gawang Manchester United di Etihad Stadium menjadi titik balik dalam perebutan gelar, membawa Manchester City meraih gelar Premier League pertama mereka. Tujuh tahun kemudian, dia kembali mencetak gol penting dengan tendangan jarak jauh ke gawang Leicester, memastikan City tetap di puncak klasemen.
Frank Lampard mengubah seni mencetak gol dari lini tengah menjadi spesialisasinya. Pada April 2005, ia mencetak dua gol saat Chelsea mengalahkan Bolton 2-0, mengakhiri penantian 50 tahun untuk meraih gelar liga. Golnya di Anfield lima tahun kemudian juga menjadi kunci sukses Chelsea dalam perburuan gelar. Lampard menjadi gelandang dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Liga Premier dengan 177 gol.
Eric Cantona hampir sendirian membalikkan keunggulan 12 poin Newcastle United pada musim 1995/96. Gol-gol kemenangannya selama tiga bulan menjadi penentu, termasuk gol voli di St James’ Park yang mengukuhkan posisi Manchester United di puncak klasemen, serta gol penentu di final Piala FA melawan Liverpool.
Eden Hazard menjadi penentu kemenangan Chelsea dalam perebutan gelar dan di pertandingan besar lainnya. Gol penaltinya melawan Crystal Palace mengamankan gelar pada Mei 2015, dan setahun kemudian, golnya melawan Tottenham mengakhiri harapan Spurs untuk meraih gelar, memberikan mahkota juara kepada Leicester.
Kevin De Bruyne adalah sosok andalan Manchester City di laga-laga krusial. Dengan assist dan gol-gol pentingnya, ia membantu City meraih kemenangan melawan Chelsea dan Arsenal, serta menjadi kreator andalan dalam perjalanan City meraih Treble.
Wayne Rooney menjadi bintang dalam derby Manchester Februari 2011 dengan gol akrobatik yang memastikan kemenangan 2-1 atas City. Gol tersebut menjadi salah satu momen ikonik dalam sejarah Liga Premier.
Mohamed Salah dikenal dengan performa gemilangnya melawan rival-rival berat Liverpool. Salah satu pencapaian pentingnya adalah mencetak gol di final Liga Champions 2019 dan mencatatkan rekor gol di Old Trafford sebagai pemain lawan.
Thierry Henry memiliki momen brilian di musim ‘The Invincibles’ Arsenal. Gol solo melawan Liverpool menjadi salah satu yang paling diingat, meskipun rekornya di kompetisi piala tidak sebaik di liga.
Didier Drogba dikenal sebagai pemain yang selalu tampil di laga besar. Berbagai gol pentingnya, termasuk di final Champions League dan FA Cup, membuatnya menjadi legenda Chelsea dan ancaman bagi lawan-lawannya.
Sergio Agüero mencatatkan namanya dalam sejarah dengan gol dramatis melawan QPR pada hari terakhir musim 2011/12. Gol tersebut tidak hanya membawa gelar bagi Manchester City tetapi juga menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah sepak bola.