Palace Tumbang di Menit Akhir, Pierre Sage Soroti Kartu Merah Disasi
Pierre Sage. (Foto: Justin Setterfield/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Manajer Crystal Palace, Pierre Sage, mengomentari kekalahan dramatis timnya saat mereka menjamu Ipswich Town.
Pada matchday 4 Premier League musim ini, Crystal Palace mendapatkan hasil yang sangat mengecewakan. Menjamu Ipswich Town di Selhurst Park, Sabtu (12/9) malam WIB, The Eagles menderita kekalahan dengan skor tipis 3-2.
Adapun dua gol Palace pada laga ini masing-masing dicetak oleh Anan Khalaily (14') dan Jorgen Strand Larsen (75'). Sementara tiga gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Emersonn (23'), Leif Davis (45') dan Zian Flemming (90').
Selepas laga usai, Pierre Sage memberikan komentarnya. Sage mengakui bahwa timnya kesulitan untuk mengembangkan permainan setelah Axel Disasi mendapatkan kartu merah pada menit ke-34 usai melakukan tekel berbahaya kepada Jack Clarke. Sage menilai timnya setidaknya bisa mengamankan satu poin pada laga ini jika mereka bisa bermain dengan 11 pemain.
"Sulit ketika Anda bermain dengan 10 pemain melawan 11 pemain - tetapi saya pikir kami melakukannya dengan baik karena kami mengatur ulang formasi menjadi 5-3-1 dan kami tidak memberi mereka terlalu banyak ruang," ujar Sage saat berbicara kepada BBC Match of the Day.
"Kami melakukan kesalahan sebelum jeda babak pertama. Pada akhirnya kami berhasil bangkit dengan bermain dan tetap kompak. Kami memiliki kesempatan untuk unggul 3-2 dan kami melewatkannya. Saya frustrasi terhadap para pemain karena mereka telah memberikan yang terbaik dan pantas mendapatkan setidaknya satu poin," tutup sang pelatih.
Artikel Tag: Crystal Palace, Premier League, ipswich town, Pierre Sage