Kanal

Opini: Manajer Kelas Dunia Diminta Tolak Tawaran Tottenham Setelah Penunjukan Tudor

Penulis: Hardy D
15 Feb 2026, 00:18 WIB

Opini: Manajer Kelas Dunia Diminta Tolak Tawaran Tottenham Setelah Penunjukan Tudor - sumber: (givemesport)

Berita Liga Inggris: Richard Keys, seorang pengamat sepak bola ternama, menyarankan agar Mauricio Pochettino menolak kembali ke Tottenham Hotspur musim panas ini. Keys percaya bahwa tidak ada keuntungan yang bisa didapatkan oleh Pochettino jika kembali mengisi jabatan manajer di Spurs.

Sebelumnya, Tottenham memecat Thomas Frank setelah hanya meraih dua kemenangan dalam 17 pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris. Kekalahan dari Newcastle di kandang menambah pahit perjalanan Frank, meninggalkan Spurs lima poin di atas zona degradasi dengan 12 laga tersisa musim ini. Untuk sementara, Tottenham ditangani oleh Igor Tudor, mantan pelatih Juventus, hingga akhir musim. Meski demikian, Pochettino disebut-sebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengambil posisi permanen.

Pochettino, yang kini menangani tim nasional Amerika Serikat, tengah mempersiapkan diri menjelang Piala Dunia musim panas ini. Namun, banyak yang memprediksi dia akan meninggalkan posisi tersebut setelah turnamen berakhir, dan kembali ke Tottenham menjadi salah satu opsi teratas bagi karier berikutnya. Di sisi lain, Keys merasa bahwa pekerjaan di Spurs seperti “cawan beracun” bagi Pochettino, menyarankan pelatih asal Argentina tersebut untuk mencari peluang lain. “Jika saya menjadi Pochettino, saya akan menghindari Tottenham,” katanya dengan tegas dalam salah satu acara di beIN Sports.

Meskipun Pochettino pernah membawa Spurs mencapai puncak prestasi dalam beberapa tahun terakhir, dunia sepak bola telah banyak berubah. Sejak meninggalkan Tottenham, Pochettino mengambil peran di Paris Saint-Germain, Chelsea, dan kini di timnas AS, dengan hasil yang tidak semuanya memuaskan. Ada daya tarik tersendiri dalam nostalgia membawa kembali Pochettino, tetapi kenyataan menunjukkan bahwa langkah seperti itu sering kali tidak berhasil. Bagi Spurs, memandang masa depan dan bergerak maju bisa menjadi pilihan lebih bijak dibandingkan menengok ke masa lalu. Begitu pula dengan Pochettino, mencarikan tantangan baru di tempat lain mungkin menjadi keputusan terbaik.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru