Kanal

Opini Jessica Pegula Tentang Servis Alexandra Eala Usai Final Di Washington

Penulis: Dian Megane
04 Agu 2026, 20:17 WIB

Jessica Pegula [kanan] dan Alexandra Eala [kiri] [image: getty images]

Berita Tenis: Petenis tuan rumah, Jessica Pegula tidak bisa memanfaatkan Servis Alexandra Eala di final Washington Open musim 2026.

Petenis unggulan pertama memenangkan gelar turnamen WTA untuk kali pertama dalam kariernya di Washington Open musim 2019 dan ia berpeluang mengulangi pencapaian tersebut pada musim 2026 setelah memenangkan set pertama di final melawan Eala.

Namun, setelah hujan menunda penyelenggaraan final Washington Open dan diundur keesokan harinya, petenis berkebangsaan Filipina, Eala kembali ke lapangan untuk mengalahkan petenis unggulan pertama dan memenangkan gelar turnamen WTA untuk kali pertama dalam kariernya.

Eala yang kini menghuni peringkat 20 besar, mampu meraih kemenangan bersejarah tersebut terlepas dari servisnya yang lambat, yang petenis tuan rumah ungkapkan setelah pertandingan.

"Entah mengapa rasanya saya mengembalikan bola jauh lebih baik kemarin dibandingkan hari ini," aku Pegula.

"Saya merasa merasa hari ini ia lebih mengutamakan persentase daripada mencoba melakukan servis yang lebih keras dan tepat sasaran, jadi, saya lebih jarang melihat servis kedua."

"Dalam pemanasan, saya pikir semua orang yang bertanding melawannya mungkin akan melatih servis yang lebih lambat karena servisnya memang lambat dan anda selalu berlatih sesuai gaya bermain lawan, jadi, jika mereka memiliki servis yang kuat, saya berlatih bersama orang-orang yang memiliki servis yang lebih kuat, jadi, saya mencoba lebih banyak melakukan itu hari ini, yang tampaknya tidak terlalu membantu."

Komentar petenis unggulan pertama merupakan refleksi dari statistik pertandingan, dengan petenis unggulan pertama hanya memenangkan 30 persen poin dari pengembalian. Hal tersebut semakin jelas jika anda mempertimbangkan bahwa petenis tuan rumah hanya memenangkan 10 poin melawan servis Eala di set kedua dan ketiga secara gabungan, dibandingkan dengan 11 poin di set pertama.

Seperti yang hampir selalu terjadi selama pertandingan Eala, sebagian besar penonton mendukung petenis berkebangsaan Filipina yang selalu populer, meskipun pertandingan tersebut diadakan di negara asal petenis tuan rumah.

Terlepas dari kebisingan penonton, petenis tuan rumah mengakui bahwa ia seringkali begitu larut dalam dunianya sendiri sehingga tidak menyadari betapa berisiknya para penggemar, tetapi ia senang dengan suasana tersebut, terutama mengingat final telah ditunda hingga hari Senin (3/8) waktu setempat.

“Jujur saja, penonton hari ini sangat berisik,” tutur Pegula. “Terkadang saya begitu larut dalam dunia saya sendiri sehingga saya bahkan tidak menyadari betapa ramainya karena saya merasa persepsi saya mungkin berbeda dari orang-orang yang duduk di tribun, tetapi sangat menyenangkan melihat jumlah penonton yang sangat besar hari ini untuk final hari Senin.”

“Itu menyenangkan meskipun hasilnya tidak sesuai keinginan saya. Suasananya tetap sangat bagus dan saya lebih suka bermain dalam suasana seperti itu daripada tanpa penonton sama sekali.”

Artikel Tag: Jessica Pegula, Washington Open, Alexandra Eala

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru