Kanal

Oliver Glasner Lega, Brighton Terpuruk Usai Kalah dari Crystal Palace

Penulis: Fery Andriyansyah
09 Feb 2026, 19:00 WIB

Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner. (Foto: Jon Hobley/MI News/NurPhoto via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Crystal Palace berhasil meredakan tekanan terhadap pelatih mereka, Oliver Glasner, usai meraih kemenangan tipis 1-0 di kandang rival, Brighton & Hove Albion, pada Ahad (8/2). Hasil ini sekaligus memperpanjang rentetan tanpa kemenangan Brighton menjadi 12 laga liga beruntun.

Gol semata wayang Ismaila Sarr di babak kedua sudah cukup untuk mengamankan kemenangan pertama Crystal Palace di semua kompetisi sejak Desember. Tambahan tiga poin tersebut membuat Palace naik ke posisi ke-13, menyalip Brighton, dan memicu reaksi keras dari publik tuan rumah seusai laga.

Para pendukung Brighton menyoraki timnya sendiri dan melontarkan chant “Anda akan dipecat besok pagi” ke arah Fabian Hurzeler. Dalam 12 pertandingan terakhir Premier League, The Seagulls hanya sekali menang, dengan raihan poin sejak awal Desember hanya lebih baik dari Burnley dan Wolves.

Tekanan terhadap Hurzeler pun semakin besar, seiring meningkatnya keraguan suporter apakah klub benar-benar bergerak maju di bawah kepemimpinannya. Situasi ini membuat posisinya kini bahkan disorot lebih tajam dibanding Glasner dalam bursa pelatih terancam dipecat.

Namun, kekalahan Brighton menjadi keuntungan besar bagi Crystal Palace. Usai pertandingan, Oliver Glasner secara terbuka mengakui rasa lega yang ia rasakan. “Ini sangat melegakan,” ujar Glasner kepada Sky Sports.

“Saya bilang ke para pemain, kita bisa bicara banyak hal dan melakukan segalanya, tapi pada akhirnya Anda harus menang, dan itulah yang mereka lakukan hari ini. Selamat untuk mereka. Mungkin ini bukan pertandingan Premier League terbaik, tapi kedua tim bertarung keras. Rasanya luar biasa.”

Glasner menilai kunci kemenangan timnya ada pada pertahanan yang solid. “Clean sheet sangat membantu kami. Di babak pertama kami tidak cukup banyak menciptakan peluang, itu normal dengan pemain yang baru pertama kali bermain kompetitif bersama. Sarr memenangkan bola kedua lalu melakukan lari yang bagus. Hari ini kami memaksimalkan peluang. Sepuluh menit kemudian mereka punya situasi serupa, tapi Dean menyelamatkan kami.”

Ia juga menyoroti kualitas dan pengambilan keputusan pemainnya. “Ini soal kualitas dan decision making. Dia mencetak gol dengan kaki kiri, tapi itu juga kualitas dari Guessand. Dia kuat dan cerdas. Ini tentang adaptasi dengan intensitas Premier League. Jorgen Strand Larsen bekerja sangat keras untuk tim. Saya pikir kami hanya memberi mereka satu peluang. Usaha tim yang luar biasa dan itulah yang kami butuhkan.”

Oliver Glasner secara khusus memuji debut Jorgen Strand Larsen. “Ini soal usaha. Dia akan semakin baik. Saya bilang kepadanya, dalam tiga atau empat minggu dia akan tahu ke mana harus mengalirkan bola. Dia belum terbiasa dengan cara kami bermain. Tapi kerja keras dan kehadirannya sangat positif. Dia bertahan dengan baik saat set-piece dan terus menjadi ancaman.”

Pelatih asal Austria itu menegaskan pentingnya tetap rendah hati meski menang. “Penting untuk tetap humble. Kami sempat mengadakan barbeque dan menjaga suasana positif di tempat latihan, tapi tidak ada yang bisa menggantikan kemenangan. Kami ingin kembali kecanduan menang.”

Artikel Tag: Crystal Palace, Brighton and Hove Albion, Oliver Glasner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru