Shohei Ohtani Lewatkan MLB All-Star Game 2026 demi Pulihkan Iritasi Lutut
Shohei Ohtani akan menjalani perawatan, termasuk mengeluarkan cairan dari lutut dan menerima suntikan pereda nyeri setelah laga terakhir Dodgers sebelum jeda kompetisi. (Foto: AP)
Bintang Shohei Ohtani memutuskan mundur dari MLB All-Star Game 2026 demi menjalani perawatan pada lutut kirinya yang mengalami iritasi.
Meski demikian, pemain dua arah milik Los Angeles Dodgers itu tetap masuk dalam susunan pemain saat menghadapi rival divisi, Arizona Diamondbacks, pada Jumat (10/7).
Ohtani juga membatalkan jadwal start terakhirnya sebagai pelempar sebelum jeda All-Star.
Keputusan tersebut diambil agar ia dapat menjalani perawatan, termasuk mengeluarkan cairan dari lutut dan menerima suntikan pereda nyeri setelah pertandingan terakhir Dodgers sebelum jeda kompetisi.
Meski mengalami masalah pada lutut, Shohei Ohtani langsung menunjukkan kualitasnya dengan memukul home run pada giliran memukul pertama dalam laga yang berakhir dengan kekalahan Dodgers 3-9.
Pemain asal Jepang itu menjelaskan cedera tersebut tidak terlalu mengganggunya saat memukul bola. Rasa tidak nyaman justru muncul ketika ia melempar, yang menurutnya berkaitan dengan mekanisme gerakan saat berada di atas mound.
"Target saya adalah bisa kembali melempar sesuai jadwal normal. Sebenarnya saya masih bisa menjadi starter hari ini, tetapi itu akan terlalu memaksakan kondisi. Saya ingin memanfaatkan jeda kompetisi agar bisa kembali ke rotasi dalam kondisi terbaik," ujar Shohei Ohtani melalui penerjemah.
Keputusan untuk melewatkan satu jadwal start diambil setelah Ohtani berdiskusi panjang dengan jajaran manajemen Dodgers pada Kamis.
Pihak klub akhirnya berhasil meyakinkan pemain berusia 32 tahun itu agar memprioritaskan pemulihan dibanding tetap tampil sebelum jeda All-Star.
Masalah pada lutut kiri Ohtani sudah muncul sejak pertandingan melawan Pittsburgh Pirates pada 11 Juni lalu.
Lutut yang sama pernah menjalani operasi pada September 2019 untuk menangani kelainan bawaan yang dikenal sebagai bipartite patella.
Shohei Ohtani mengakui kondisi lututnya masih naik turun. Terkadang rasa nyeri mereda, tetapi di lain waktu kembali kambuh.
Meski begitu, performanya sebagai pemukul tetap cukup produktif dengan rata-rata pukulan 0,247, persentase mencapai base 0,350, slugging 0,529, serta delapan home run dalam 23 pertandingan sejak keluhan tersebut muncul.
Namun, ia belum pernah lagi mencoba mencuri base selama periode tersebut.
Sebagai pelempar, Ohtani harus mengubah posisi pijakan saat mendarat di mound untuk mengurangi tekanan pada lutut.
Penyesuaian itu berdampak pada performanya setelah kebobolan 10 run, sembilan di antaranya earned run, dalam 18 inning pada tiga penampilan terakhir.
Manajer Dodgers, Dave Roberts, mengatakan keputusan mengistirahatkan Ohtani merupakan langkah pencegahan agar kondisinya benar-benar pulih menjelang paruh kedua musim.
Musim ini Ohtani mencatat ERA 1,79, terbaik kedua di Major League Baseball di belakang Jacob Misiorowski. Namun, ia belum memenuhi syarat masuk daftar resmi karena baru melempar 85⅔ inning.
Roberts menegaskan target utama Dodgers adalah menjaga kebugaran Ohtani hingga babak playoff pada Oktober.
Menurutnya, apabila situasi seperti ini terjadi pada postseason, Ohtani kemungkinan besar tetap akan diturunkan.
Namun, pada fase musim reguler saat ini, klub memilih bersikap lebih berhati-hati demi memastikan salah satu pemain terbaiknya siap menghadapi momen terpenting musim ini.
Artikel Tag: mlb, Shohei Ohtani, Los Angeles Dodgers