Puerto Rico Kalahkan Kolombia 5-0 di Laga Pembuka World Baseball Classic
Kemenangan Puerto Rico di World Baseball Classic 2026 ini tidak lepas dari penampilan solid pelempar awal Seth Lugo. (Foto: AP)
Puerto Rico membuka perjalanan mereka di ajang World Baseball Classic (WBC) dengan kemenangan meyakinkan.
Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Hiram Bithorn, San Juan, Puerto Rico menundukkan Kolombia dengan skor 5-0 pada pertandingan pembuka Grup A, Jumat (6/3) malam waktu setempat.
Kemenangan Puerto Rico di World Baseball Classic 2026 ini tidak lepas dari penampilan solid pelempar awal Seth Lugo.
Pitcher tangan kanan tersebut tampil efektif dengan mencatatkan empat inning lebih tanpa kebobolan, hanya membiarkan tiga pukulan dari pemain Kolombia.
Atmosfer stadion yang dipenuhi suporter tuan rumah menjadi salah satu faktor yang memberi energi tambahan bagi Lugo sepanjang pertandingan.
“Itu luar biasa. Di setiap inning Anda bisa merasakan dukungan penonton. Bisa turun ke lapangan dan membantu tim meraih kemenangan adalah sesuatu yang sangat spesial bagi saya,” ujar Lugo setelah pertandingan.
Penampilan Lugo juga menandai kembalinya ia tampil di World Baseball Classic setelah terakhir kali memperkuat Puerto Rico pada edisi 2017.
Saat itu ia mencatat dua kemenangan dan satu kekalahan dengan ERA 4,20 dalam tiga pertandingan sebagai starter.
Pada pertandingan melawan Kolombia kali ini, Lugo tampil mulus pada inning pertama sebelum menghadapi tekanan pada inning kedua.
Kolombia sempat menempatkan pelari di base kedua dan ketiga dengan satu out.
Namun Lugo berhasil keluar dari situasi tersebut dengan memaksa Carlos Martinez memukul bola fly ke kiri serta menutup inning lewat strikeout terhadap Brayan Buelvas.
Kolombia kembali mencoba menekan pada inning keempat dengan dua pukulan single saat satu out.
Namun peluang tersebut kembali terhenti setelah Martinez memukul bola yang berujung double play dan mengakhiri inning.
Lugo akhirnya digantikan oleh Rico Garcia pada inning kelima setelah memberikan walk kepada Buelvas sebagai pemukul pertama.
Saat meninggalkan mound, pitcher berusia 36 tahun itu mendapat sambutan meriah dari sekitar 18.793 penonton yang hadir di stadion.
“Saya merinding mendengarnya. Bahkan sekarang pun masih merasakannya ketika memikirkannya. Ketika Anda berjalan keluar lapangan dan penonton meneriakkan nama Anda, itu tidak selalu terjadi. Itu benar-benar momen yang sangat spesial,” kata Lugo.
Puerto Rico kemudian menutup pertandingan dengan penampilan impresif closer Edwin Diaz pada inning kesembilan.
Diaz, yang dijuluki “Sugar”, sempat menghadapi tekanan setelah Tito Polo membuka inning dengan pukulan single sebagai pinch hitter dan maju ke base kedua akibat passed ball.
Namun Diaz tetap tenang dan menutup pertandingan dengan mencatat tiga strikeout beruntun.
Bagi Diaz, penampilan tersebut memiliki makna emosional tersendiri.
Ia sempat absen sepanjang musim MLB 2023 setelah mengalami cedera lutut kanan saat merayakan kemenangan Puerto Rico di ajang WBC sebelumnya.
Manajer Puerto Rico, Yadier Molina, mengaku senang melihat Diaz kembali tampil di turnamen internasional bersama tim nasionalnya.
Menurut Molina, momen ketika Diaz keluar dari bullpen disambut sorakan penonton menjadi pengalaman yang sangat berarti, tidak hanya bagi sang pemain tetapi juga bagi keluarganya yang turut hadir di stadion.
Dengan kemenangan ini, Puerto Rico mengawali persaingan di Grup A World Baseball Classic dengan hasil positif sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk menghadapi pertandingan berikutnya.