Kanal

Kanada Tundukkan China pada Final Curling Kursi Roda Paralimpiade 2026

Penulis: Hanif Rusli
16 Mar 2026, 02:56 WIB

Tim Kanada berpose di atas podium setelah menjuarai cabang curling kursi roda beregu campuran pada Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. (Foto: AP)

Tim Kanada meraih medali emas cabang curling kursi roda beregu campuran pada Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 setelah mengalahkan China dengan skor tipis 4-3 pada laga final yang berlangsung ketat, Sabtu (14/3).

Pertandingan tersebut mempertemukan dua negara paling sukses dalam sejarah curling kursi roda Paralimpiade.

Kanada, yang sebelumnya tiga kali menjadi juara, menghadapi China yang datang sebagai juara bertahan sekaligus peraih dua gelar Paralimpik.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil seimbang dan tidak pernah terpaut lebih dari satu poin.

End pertama berakhir tanpa skor sebelum Kanada membuka keunggulan pada end kedua dengan satu poin.

China segera merespons dan pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling bertukar poin.

Meski tidak pernah memimpin, China juga tidak pernah tertinggal lebih dari satu poin sepanjang pertandingan.

Pada end ketujuh, China kembali menyamakan kedudukan menjadi 3-3 sehingga pertandingan harus ditentukan pada end terakhir, saat Kanada memegang hammer atau lemparan terakhir.

Situasi semakin menegangkan pada end kedelapan. Sejumlah lemparan penutup membuat batu kedua tim berada sangat dekat dengan pusat lingkaran.

Atlet China Zhang Mingliang sempat menempatkan batu yang lebih dekat ke pusat, sementara rekan setimnya Wang Haitao mencoba melakukan tembakan tambahan untuk memperkuat posisi.

Namun lemparan tersebut tidak berhasil mengenai sasaran, membuka peluang bagi Kanada untuk merebut kembali posisi unggul.

Dengan waktu yang hampir habis, Kanada harus memutuskan apakah akan membuang batu terakhir atau mencoba memperbaiki posisi batu mereka yang sudah ada.

Kapten tim Kanada Mark Ideson akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan lemparan.

Batu yang dilepaskannya berhasil mendorong batu Kanada sebelumnya semakin mendekati pusat lingkaran, memastikan kemenangan 4-3 sekaligus mengamankan medali emas.

“Kami tahu untuk mengalahkan China kami harus menampilkan permainan terbaik hari ini. Pertandingannya sangat ketat dan dimainkan dengan sangat baik oleh kedua tim,” ujar Ideson.

Bagi Kanada, kemenangan ini menandai gelar Paralimpiade pertama mereka dalam 12 tahun setelah sebelumnya meraih emas pada edisi awal cabang ini.

Sementara itu pada pertandingan perebutan tempat ketiga, Swedia mengalahkan Korea Selatan dengan skor 7-4 untuk meraih medali perunggu.

Artikel Tag: paralimpiade

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru