Kanal

IOC Dorong Federasi Olahraga Izinkan Atlet Belarus Pakai Identitas Nasional

Penulis: Hanif Rusli
10 Mei 2026, 06:25 WIB

Atlet Belarus berpeluang kembali tampil dengan bendera nasional, seragam resmi negara, serta lagu kebangsaan pada Olimpiade Los Angeles 2028. (Foto: AP)

Komite Olimpiade Internasional atau IOC mengambil langkah politik baru dengan mendorong federasi olahraga dunia kembali mengizinkan atlet Belarus tampil menggunakan identitas nasional mereka dalam kompetisi internasional.

Keputusan tersebut diumumkan Kamis waktu setempat dan menjadi perubahan penting di tengah masih berlangsungnya perang Rusia-Ukraina.

IOC menyebut atlet Belarus tidak lagi perlu menjalani proses pemeriksaan untuk mendapatkan status netral seperti yang diterapkan dalam dua Olimpiade terakhir.

Meski rekomendasi itu belum berlaku untuk Rusia, langkah IOC dianggap menjadi sinyal bahwa organisasi tersebut mulai membuka jalan bagi berakhirnya isolasi olahraga terhadap Rusia menjelang Olimpiade Los Angeles 2028.

Pada Olimpiade Paris 2024 dan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, atlet Rusia dan Belarus hanya diperbolehkan tampil sebagai atlet netral individu.

Mereka juga harus membuktikan tidak mendukung perang di Ukraina. Selain itu, kedua negara dilarang tampil dalam cabang olahraga beregu.

“IOC menegaskan kembali bahwa partisipasi atlet dalam kompetisi internasional tidak boleh dibatasi oleh tindakan pemerintah mereka, termasuk keterlibatan dalam perang atau konflik,” bunyi pernyataan resmi IOC.

IOC juga menegaskan periode kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles akan dimulai musim panas tahun ini.

Lebih dari 200 komite olimpiade nasional diperkirakan bersaing dalam lebih dari 350 nomor perebutan medali.

Perubahan sikap IOC muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap organisasi olahraga dunia terkait konflik di Gaza.

Sejumlah pihak sebelumnya meminta sanksi olahraga terhadap Israel diterapkan seperti yang dialami Rusia dan Belarus.

Di bawah kepemimpinan Kirsty Coventry serta pendahulunya Thomas Bach, IOC menolak tuntutan tersebut dan menilai organisasi olahraga harus mampu menghadapi situasi geopolitik yang semakin kompleks.

Meski Belarus mulai mendapat pelonggaran, Rusia masih menghadapi sejumlah hambatan untuk kembali sepenuhnya ke panggung Olimpiade.

Salah satunya adalah penyelidikan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) terkait dugaan keterlibatan pejabat lembaga anti-doping Rusia, Veronika Loginova.

Selain itu, Komite Olimpiade Rusia masih terkena skorsing sejak Oktober 2023 karena memasukkan organisasi olahraga dari wilayah Ukraina timur yang diduduki Rusia.

Beberapa federasi olahraga dunia sebenarnya sudah mulai membuka pintu bagi atlet Belarus dan Rusia.

World Aquatics bulan lalu mencabut pembatasan terhadap kedua negara, sementara atlet dan tim mereka juga diperbolehkan tampil menggunakan bendera nasional pada Paralimpiade Musim Dingin awal tahun ini.

Namun, federasi atletik dunia, World Athletics, menegaskan belum akan mengubah kebijakan larangan terhadap Rusia dan Belarus sampai ada perkembangan nyata menuju perdamaian.

Jika keputusan IOC diterapkan penuh, atlet Belarus berpeluang kembali tampil dengan bendera nasional, seragam resmi negara, serta lagu kebangsaan pada Olimpiade Los Angeles 2028.

Artikel Tag: olimpiade, IOC, Olimpiade Los Angeles 2028

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru