Kanal

Debut Olimpiade Penuh Emosi, Maxim Naumov Kenang Orang Tuanya

Penulis: Hanif Rusli
11 Feb 2026, 20:38 WIB

Dalam program pendek putra yang berlangsung di Milano Ice Skating Arena, Maxim Naumov tampil dengan penuh penghayatan. (Foto: AP)

Penampilan Maxim Naumov di Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026 menjadi salah satu momen paling emosional dalam cabang figure skating.

Atlet Amerika Serikat berusia 24 tahun itu menjalani debut Olimpiadenya sambil mengenang kedua orang tuanya yang meninggal dalam kecelakaan pesawat tragis tahun lalu.

Orang tua Naumov, Evgenia Shishkova dan Vadim Naumov, merupakan mantan juara dunia nomor pasangan.

Mereka termasuk di antara 67 korban tewas ketika American Airlines Penerbangan 5342 bertabrakan dengan helikopter militer saat mendekati Bandara Nasional Ronald Reagan, Washington, pada 29 Januari 2025.

Lebih dari dua puluh korban berasal dari komunitas figure skating.

Dalam program pendek putra yang berlangsung di Milano Ice Skating Arena, Maxim Naumov tampil dengan penuh penghayatan.

Ia membuka penampilan dengan quadruple salchow, kemudian melanjutkan dengan triple axel serta kombinasi triple lutz–triple toe loop, salah satu rangkaian terbaik dalam kariernya.

Di tribun penonton, ibu baptisnya, Gretta Bogdan, menyaksikan langsung momen tersebut.

Setelah menyelesaikan program dengan iringan musik “Nocturne No. 20” karya Frederic Chopin, Naumov berlutut di atas es dan menatap ke langit, seolah berbicara kepada kedua orang tuanya.

“Saya tidak tahu apakah harus menangis, tersenyum, atau tertawa. Saya hanya melihat ke atas untuk mereka,” katanya usai tampil.

Naumov membawa sebuah foto lama ke area kiss-and-cry, memperlihatkan dirinya saat kecil berdiri di antara kedua orang tuanya di atas es.

Ia mengatakan kehadiran mereka masih terasa dalam setiap gerakan yang ia lakukan di arena.

Beberapa minggu setelah kecelakaan pesawat tersebut, Maxim Naumov mengaku sempat kehilangan semangat.

Namun, keinginan untuk mewujudkan impian Olimpiade yang pernah ia bagi bersama orang tuanya menjadi motivasi untuk kembali berlatih.

Usahanya membuahkan hasil ketika ia finis peringkat ketiga Kejuaraan Nasional Amerika Serikat pada Januari, yang memastikan tempatnya di Olimpiade.

Pada babak program pendek, Naumov mencatat 85,65 poin, cukup untuk melaju ke program bebas putra yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (13/2).

Meski bukan favorit peraih medali, penampilannya menjadi salah satu kisah paling menyentuh di Milan–Cortina.

“Saya hanya ingin tampil sepenuh hati dan tanpa penyesalan,” ujar Naumov.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru