Darren Till Awali Karier BKFC dengan Kemenangan Meyakinkan di Birmingham
Darren Till (kiri) hanya membutuhkan 22 detik pada ronde kedua untuk mengakhiri perlawanan Chalmers. (Foto: Fight TV)
Mantan penantang gelar UFC, Darren Till, mencatat debut impresif di Bare Knuckle Fighting Championship (BKFC).
Ia mengalahkan Aaron Chalmers melalui knockout pada ajang BKFC 90 yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Jumat pekan lalu.
Darren Till meraih kemenangan di ronde kedua dalam pertarungan kelas berat ringan yang menjadi salah satu laga utama pada ajang tersebut.
Petarung asal Liverpool itu hanya membutuhkan 22 detik pada ronde kedua untuk mengakhiri perlawanan Chalmers.
Meski menang meyakinkan, Till sempat mengalami momen sulit pada ronde pertama.
Sebuah pukulan tangan kiri bersih dari Chalmers menjatuhkannya ke kanvas dalam debutnya di arena tinju tanpa sarung tangan tersebut.
Namun, Till mampu bangkit dengan cepat dan melanjutkan pertandingan tanpa menunjukkan tanda-tanda mengalami masalah serius akibat knockdown tersebut.
Memasuki ronde kedua, mantan bintang UFC itu langsung meningkatkan agresivitasnya. Sebuah hook kiri keras mendarat telak ke arah Chalmers dan membuat lawannya berlutut di atas kanvas.
Chalmers kemudian terjatuh telungkup dan tampak menggelengkan kepala saat wasit mendekat.
Melihat kondisi tersebut, wasit memutuskan menghentikan pertandingan dan menyatakan Till sebagai pemenang melalui knockout.
Kedua petarung sejatinya dijadwalkan bertanding hingga lima ronde dengan durasi dua menit setiap ronde.
Namun, Till hanya membutuhkan dua ronde untuk mengamankan kemenangan perdananya di BKFC.
“Saya memang diciptakan untuk olahraga seperti ini. Saya memang cocok dengan pertarungan tanpa sarung tangan,” kata Till setelah laga usai.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya sengaja mengubah pendekatan setelah ronde pertama yang berjalan sulit.
“Saya mengatakan pada diri sendiri bahwa saya harus lebih banyak melepaskan pukulan pada ronde kedua, dan akhirnya saya mendapatkan hasilnya,” ujar Till.
Meski berhasil menang, Till tetap memberikan penghormatan kepada lawannya. Ia menolak anggapan yang hanya mengenal Chalmers sebagai mantan bintang acara realitas televisi.
“Banyak orang menyebutnya bintang reality show, tetapi dia seorang petarung sejati. Dia berlatih bersama petarung-petarung hebat seperti Leon Edwards dan dia adalah pria yang sangat tangguh,” kata Till.
Ketika ditanya mengenai calon lawan berikutnya di BKFC, Darren Till menunjukkan kepercayaan diri tinggi. Ia mengulang salah satu pernyataan terkenalnya saat masih berlaga di UFC.
“Saya siap menghadapi siapa saja. Saya tidak takut kepada siapa pun,” ujarnya.
Chalmers sebelumnya dikenal luas melalui acara televisi Geordie Shore sebelum berkarier di dunia MMA.
Ia juga pernah bertarung di Bellator MMA dan menjalani laga ekshibisi tinju melawan Floyd Mayweather Jr. pada 2023.
Bagi Till, kemenangan ini memperpanjang catatan positifnya sejak meninggalkan MMA.
Sebelumnya, ia juga meraih kemenangan spektakuler dalam ajang tinju Misfits Boxing saat menghentikan mantan juara UFC, Luke Rockhold.
Saat masih berkarier di UFC, Darren Till pernah menjadi salah satu petarung elite divisi welter dengan kemenangan atas nama-nama besar seperti Kelvin Gastelum dan Stephen Thompson.
Namun, rangkaian enam kekalahan dalam tujuh pertarungan terakhir membuat perjalanannya di UFC berakhir.
Kini, petarung berusia 33 tahun itu tampaknya menemukan panggung baru yang sesuai dengan gaya bertarung agresifnya di BKFC.
Artikel Tag: Darren Till, Aaron Chalmers