Atle Lie McGrath Raih Kemenangan Slalom Piala Dunia usai Gagal di Olimpiade
Dii Kranjska Gora, Slovenia, Minggu (8/3), Atle Lie McGrath Ia mempertahankan keunggulan dari putaran pertama dan menang dengan selisih tipis 0,01 detik. (Foto: AP)
Pembalap ski alpine Norwegia, Atle Lie McGrath, berhasil bangkit dari kekecewaan di Olimpiade dengan meraih kemenangan pada nomor slalom Piala Dunia yang berlangsung di Kranjska Gora, Slovenia, Minggu (8/3).
Ia mempertahankan keunggulan dari putaran pertama dan menang dengan selisih tipis 0,01 detik.
McGrath mengungguli rekan senegaranya Henrik Kristoffersen yang finis di posisi kedua, sementara pembalap Brasil Lucas Pinheiro Braathen menempati posisi ketiga dengan selisih 0,04 detik dari pemenang.
Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi McGrath sejak kegagalannya di Olimpiade Musim DinginMilano Cortina 2026 beberapa pekan sebelumnya.
Pada lomba slalom di ajang tersebut, ia terjatuh dan gagal finis saat berada di posisi yang berpeluang meraih kemenangan.
Usai kegagalan itu, McGrath sempat meluapkan emosinya dengan berjalan ke area pepohonan di sisi lintasan untuk menenangkan diri.
Tiga pekan kemudian, ia berhasil menebus kekecewaan tersebut dengan kemenangan penting di Piala Dunia.
Pembalap kelahiran Amerika Serikat yang kini membela Norwegia itu mempersembahkan kemenangan tersebut untuk mendiang kakeknya yang meninggal dunia pada pekan pembukaan Olimpiade.
“Bisa bangkit seperti ini setelah Olimpiade terasa sangat berarti bagi saya,” kata Atle Lie McGrath.
Persaingan dalam lomba berlangsung ketat di tengah kondisi lintasan yang menantang.
Suhu udara yang relatif hangat membuat salju mulai mencair, sehingga memberikan kesulitan tambahan bagi para pembalap, terutama bagi mereka yang memulai putaran kedua lebih akhir.
Pada putaran kedua, catatan waktu McGrath sebenarnya tidak terlalu cepat dibandingkan pesaing lainnya.
Ia mencatat waktu putaran ke-27 tercepat dari 29 pembalap yang berhasil menyelesaikan lomba, tetapi keunggulan yang diperoleh pada putaran pertama cukup untuk memastikan kemenangan.
Hasil ini menjadi kemenangan keenam Atle Lie McGrath sepanjang kariernya di Piala Dunia, dan seluruhnya diraih pada nomor slalom.
Musim ini ia juga mencatat dua kali finis sebagai runner-up serta satu kali posisi ketiga.
Kemenangan tersebut memperbesar peluang Atle Lie McGrath dalam perebutan gelar juara slalom musim ini.
Ia kini unggul 41 poin atas Braathen menjelang balapan penentu yang akan digelar di Hafjell, Norwegia, pada 24 Maret.
Pembalap Prancis Clément Noël masih memiliki peluang mengejar setelah menempati posisi keenam pada lomba di Kranjska Gora.
Sementara juara dunia slalom Loïc Meillard tersingkir lebih awal setelah gagal menyelesaikan putaran pertama.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026