Nyanyian Diskriminatif Warnai Laga Hull City vs Chelsea, Fans Ditangkap
Hull City bertemu Chelsea di putaran keempat Piala FA. (Foto: Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Hull City mengonfirmasi adanya penangkapan suporter setelah terdengar nyanyian diskriminatif saat kekalahan 0-4 dari Chelsea di putaran keempat Piala FA, Sabtu (14/2) dini hari WIB. Pihak klub segera mengambil tindakan setelah chant bernada homofobik terdengar mengarah ke tim tamu.
Sistem pengeras suara stadion sempat mengeluarkan peringatan pada babak pertama, menegaskan bahwa nyanyian bernada diskriminatif merupakan tindak pidana. Suporter diminta segera menghentikan chant tersebut dan diingatkan bahwa penangkapan bisa dilakukan jika pelanggaran berlanjut. Pada babak kedua, pengumuman lanjutan menyatakan bahwa sejumlah pendukung telah diamankan.
Menurut laporan The Athletic, chant yang dinyanyikan mengandung lirik yang telah dikategorikan sebagai ujaran homofobik oleh Crown Prosecution Service sejak 2022. Lirik tersebut dinilai sebagai penghinaan terhadap kelompok tertentu, sehingga siapa pun yang menggunakannya dapat dikenai proses hukum.
Kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi. Seorang suporter Liverpool, Paul Boardman, sempat dilarang memasuki Wembley setelah terdengar meneriakkan chant serupa di stasiun kereta. Ia mengaku bersalah atas penggunaan kata-kata mengancam dan didenda sebesar £500.
Di atas lapangan, Hull City harus mengakui keunggulan Chelsea yang tampil dominan lewat hat-trick Pedro Neto. Meski kalah telak, pelatih Hull City Sergej Jakirovic tetap memuji perjuangan timnya.
“Secara defensif rencana taktik kami sudah bagus dan mungkin dengan keputusan yang lebih baik saat serangan balik kami bisa tampil lebih baik,” ujarnya. “Kami punya beberapa peluang, Chelsea juga. Pedro Neto mencetak gol luar biasa, gol kedua terlalu mudah dari sepak pojok. Mereka sangat bagus dalam penguasaan bola. Mereka mencoba memanfaatkan kesalahan kami. Saya pikir kami pantas setidaknya mencetak satu gol, tapi jika kami bermain seperti ini, kami akan berada di posisi yang sangat baik di Championship.”
Ia menambahkan, “Jangan pernah menyerah. Mungkin di pertandingan berikutnya ini bisa menjadi contoh bagaimana kami harus bermain. Sekarang kami perlu istirahat dan menggunakan ini untuk persiapan lebih baik menghadapi QPR.”
Sementara itu, pelatih kepala Chelsea Liam Rosenior yang kembali ke MKM Stadium juga memberikan komentarnya. “Saya sangat senang dengan aplikasi dan sikap para pemain di babak pertama. Itu pertandingan yang sulit. Semua kredit untuk Hull, mereka sedang tampil bagus di Championship. Saya berharap mereka bisa promosi ke Premier League musim ini. Tapi karena sikap dan penerapan kami dalam pertandingan, kualitas itu selalu ada dan itu memberi kami fondasi malam ini.”
Rosenior juga menyoroti mentalitas timnya. “Hal paling menyenangkan adalah mentalitas. Mereka adalah kebanggaan klub. Itu performa yang sangat kuat dari sisi mental yang Anda butuhkan untuk sukses.”
Ia turut mengungkapkan momen emosional pribadinya. “Ada lebih dari 20 anggota keluarga saya di sini. Klub ini sangat berarti bukan hanya untuk saya tapi juga keluarga saya. Saya sangat menghargai sambutan dari klub dan menyenangkan mendapat sambutan baik dari kedua kelompok suporter.”