Nova Widianto Kembali Pimpin Ganda Campuran Indonesia Pasca Mundur Dari BAM
Nova Widianto/[Foto:PBSI]
Mantan pelatih ganda campuran nasional Malaysia, Nova Widianto telah kembali ke Indonesia setelah ditunjuk kembali untuk memimpin tim ganda campuran negara tersebut, lima hari setelah meninggalkan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM).
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengumumkan pengangkatan tersebut melalui saluran media sosial resminya hari ini.
"Selamat datang kembali, Nova Widianto."
"PBSI secara resmi telah menunjuk Nova Widianto sebagai kepala pelatih departemen ganda campuran di Pusat Pelatihan Nasional PBSI di Cipayung."
"Dengan pengalaman dan dedikasinya, kami berharap kembalinya beliau akan semakin memperkuat pengembangan dan daya saing program ganda campuran Indonesia di panggung dunia."
"Bersama-sama, mari kita berjuang untuk meraih prestasi yang lebih besar," kata PBSI.
Pekan lalu, BAM mengkonfirmasi bahwa kontrak Nova berakhir pada 31 Juli, mengakhiri masa baktinya selama dua setengah tahun dengan badan nasional tersebut.
Juara dunia dua kali ini bersama Liliyana Natsir itu bergabung dengan BAM pada Januari 2023 dan memainkan peran kunci dalam membangkitkan kembali kejayaan ganda campuran Malaysia, terutama membimbing Chen Tang Jie / Toh Ee Wei meraih gelar juara dunia tahun lalu .
Sebelum bergabung dengan BAM, Nova Widianto juga bertanggung jawab atas tim ganda campuran Indonesia, di mana ia meraih kesuksesan bersama Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti, yang menjuarai All England 2020 lalu .
Sebelumnya pada pekan lalu, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi mengakhiri kerja sama dengan kepala pelatih ganda campuran Pelatnas Cipayung, Rionny Mainaky, bersama asisten pelatih Amon Sunaryo yang akan mulai aktif pada 1 Agustus 2026.
Desas-desus mengatakan bahwa Rionny Mainaky akan menyebrang ke Malaysia untuk menggantikan Nova meskipun belum diumumkan secara resmi oleh BAM.
Artikel Tag: PBSI, bam, Nova Widianto, Rionny Mainaky