Neo Pande Puji Keputusan Pelatih Lakukan Rotasi Lawan Satya Wacana
Neo Pande Puji Keputusan Pelatih Lakukan Rotasi Lawan Satya Wacana
Berita Basket IBL: Pelita Jaya Jakarta mengamankan tiket ke babak semifinal IBL All Indonesian 2026. Neo Pande menilai strategi pelatih melakukan rotasi melawan Satya Wacana Salatiga dinilai tepat.
Semua pemain dalam roster Pelita Jaya di laga kali ini menyumbangkan poin. Terbanyak ada Putu Pande dengan 15 poin, disusul Andrew William Lensun dengan torehan 13 poin, dan M. Reza Fahdani Guntara yang mencetak 11 poin, sembilan rebound, tiga assist, dan satu block.
Penampilan Reza seperti sudah jarang terjadi, sejak dirinya menderita cedera. Tetapi pemain yang pernah menjadi MVP Final IBL, dua kali Defensive Player of The Year tersebut menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Pelita Jaya menguasai segala aspek permainan dengan mencetak 34 points in the paint, 18 second chance points, 21 points from turnovers, dan 14 fast break points. Keunggulan terbesar mereka mencapai 32 poin, yang dicetak di kuarter ketiga, sehingga membuat Satya Wacana kesulitan untuk mengejar.
"Kami harus melakukan recovery. Jelas hari ini kami banyak melakukan rotasi untuk menghemat tenaga, dan juga memberikan kesempatan kepada yang belum mendapatkan menit bermain. Tetapi semuanya akan bermuara pada Semifinal," ujar Neo Pande, setelah pertandingan.
Sejatinya, Kesatria Bengawan Solo memang punya peluang untuk lolos ke semifinal ketika mereka mengalahkan Dewa United Banten di laga terakhir. Namun selisih poin yang terlalu jauh, membuat hal tersebut sangat sulit untuk diwujudkan. Pelita Jaya memiliki rekor 3-1 dengan selisih poin 71. Jika tidak menjadi pemuncak klasemen, Pelita Jaya tetap bisa lolos sebagai runner-up Grup B.
Artikel Tag: Pelita Jaya Jakarta, Neo Pande