Kanal

NBA Akui Kesalahan Wasit, Screen Siakam Ilegal dalam Kekalahan Celtics

Penulis: Hanif Rusli
15 Jan 2026, 03:45 WIB

Meski laporan Last Two Minutes tidak mengubah hasil pertandingan, pengakuan NBA ini setidaknya memberi validasi atas protes pelatih Boston Celtics, Joe Mazzulla. (Foto: AP)

NBA secara resmi berpihak kepada pelatih Boston Celtics, Joe Mazzulla, terkait kontroversi penentuan akhir laga melawan Indiana Pacers.

Dalam laporan Last Two Minutes Report yang dirilis Selasa (13/1) waktu setempat, liga menyatakan bahwa bintang Pacers, Pascal Siakam, memang melakukan screen ilegal sebelum mencetak tembakan penentu kemenangan atas Boston.

Keputusan ini menjadi pembenaran atas reaksi keras Mazzulla usai Celtics kalah dramatis 96-98 dari Pacers.

Seusai pertandingan, Mazzulla menunjukkan kekesalannya dengan menjawab keenam pertanyaan wartawan hanya dengan dua kata yang sama: “illegal screen.”

Pernyataan singkat namun tegas itu kini terbukti sesuai dengan evaluasi resmi liga.

Insiden tersebut terjadi di detik-detik akhir pertandingan. Siakam memasang screen di area atas garis tripoin yang membuat guard Celtics, Derrick White, kehilangan keseimbangan.

Setelah itu, Siakam menerima kembali bola dari Andrew Nembhard, melakukan pump fake, lalu melangkah masuk ke dalam garis lemparan bebas sebelum melepaskan tembakan melayang dengan sudut tinggi.

Bola memantul ke papan dan masuk dengan sisa waktu 6,1 detik, memastikan kemenangan tipis Pacers.

Dalam laporan resminya, NBA menyebut keputusan wasit yang membiarkan permainan berlanjut sebagai incorrect non-call. Liga menegaskan bahwa posisi screen yang dilakukan Siakam tidak sah secara aturan.

“Siakam terlambat menetapkan posisi screen di jalur pergerakan White dan tidak memberi cukup waktu maupun jarak bagi pemain bertahan untuk mengubah arah dan menghindari kontak,” tulis NBA dalam laporannya.

Pengakuan ini menambah daftar panjang kekecewaan Celtics terhadap kepemimpinan wasit dalam beberapa laga terakhir.

Boston merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan krusial, terutama di momen-momen akhir pertandingan.

Kontroversi perwasitan juga sebelumnya mencuat dalam kekalahan Celtics dari San Antonio Spurs pada Sabtu lalu.

Dalam laga tersebut, Boston hanya mendapatkan empat lemparan bebas sepanjang pertandingan, sesuatu yang menuai kritik keras dari Jaylen Brown.

Komentar Brown soal wasit berujung denda sebesar 35 ribu dolar AS yang dijatuhkan liga pada Senin.

Meski laporan Last Two Minutes tidak mengubah hasil pertandingan, pengakuan NBA ini setidaknya memberi validasi atas protes Celtics.

Namun bagi Boston, keputusan itu tetap meninggalkan rasa pahit karena datang setelah kekalahan sudah tercatat, sekaligus mempertegas ketegangan yang kian meningkat antara Celtics dan otoritas liga terkait konsistensi kepemimpinan wasit.

Artikel Tag: NBA

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru