☰
Kanal
✕

Murat Yakin Buka Suara Terkait Kontroversi Sertifikat Covid-19 Granit Xhaka

Penulis: Fery Andriyansyah
24 Sep 2026, 23:00 WIB

Murat Yakin yakini Granit Xhaka bakal kembali perkuat tim nasional Swiss usai meredanya kontroversi. (Foto: Carl Recine/Getty Images)

Berita Sepak Bola: Pelatih Timnas Swiss, Murat Yakin, memberikan pembelaan terbuka kepada kapten Sunderland, Granit Xhaka, di tengah pusaran kontroversi dokumen vaksinasi Covid-19. Yakin mengonfirmasi bahwa sang gelandang memilih absen dari tugas internasional guna melindungi skuad dari riuhnya kegaduhan publik saat ini.

Xhaka yang kini berusia 33 tahun terseret isu hukum serius terkait dugaan penggunaan sertifikat palsu yang berpotensi memicu sanksi pidana. Keputusannya untuk tidak bergabung dengan tim nasional diambil agar rekan-rekannya dapat fokus penuh menghadapi serangkaian pertandingan krusial di ajang UEFA Nations League.

Laporan dari media Swiss, Blick, menyebutkan bahwa Murat Yakin terus menjalin komunikasi intensif dengan sang pilar lini tengah. Meskipun menyayangkan absennya Xhaka dari segi teknis permainan, sang manajer menilai langkah mundur sementara ini merupakan tindakan bijak demi kepentingan bersama seluruh anggota tim.

"Granit menyadari dia melakukan kesalahan. Dia menyesal dan secara terbuka bertanggung jawab atas perilakunya. Dengan absen dari penugasan tim nasional ini, dia ingin melindungi skuad selama fase perdebatan publik yang bising dan kontroversial ini," ujar Yakin saat memberikan keterangan.

Masa depan Granit Xhaka di panggung internasional menjadi pertanyaan besar, namun Yakin optimistis akan menemukan jalan keluar terbaik. Pihak Federasi Sepak Bola Swiss (SFV) berencana menggelar pertemuan khusus dengan sang pemain usai empat pertandingan internasional mendatang guna membahas status resminya.

"Presiden kami telah berkomentar mengenai hal ini, menyatakan bahwa SFV berniat membahas situasi ini dengan Granit setelah empat pertandingan internasional. Dan saya yakin kami akan menemukan solusi yang baik untuk semua orang," lanjut Yakin menegaskan komitmennya mendampingi sang pemain.

Di sisi lain, dinamika kasus ini kian memanas setelah dokter yang terlibat, Andrea L., memberikan bantahan secara terbuka. Dokter asal Lucerne tersebut menegaskan bahwa dirinya menyuntikkan vaksin secara benar kepada Xhaka pada awal 2022 sehingga sertifikat yang diterbitkan adalah sah dan akurat.

Pihak kepolisian sejatinya telah menggeledah tempat praktik dokter tersebut sejak 2023 atas dugaan pelanggaran medis lain hingga menemukan berkas atas nama Xhaka. Perbedaan keterangan ini diprediksi membuat kasus hukum yang menjerat gelandang Sunderland tersebut membutuhkan waktu cukup lama untuk terselesaikan.

Artikel Tag: Granit Xhaka, Sunderland, Swiss, Murat Yakin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru