Terdampak Situasi Perang, Bos Dorna Tegaskan MotoGP Qatar Tak Akan Diganti
Sirkuit Losail MotoGP Qatar
Berita MotoGP: Carmelo Ezpeleta, Bos Dorna Sport MotoGP, memastikan bahwa MotoGP Qatar tidak akan diganti dengan seri lain meski situasi di Timur Tengah saat ini sedang memanas akibat perang Iran-Israel.
MotoGP memastikan bahwa Qatar Grand Prix tidak akan diganti dengan seri lain meski situasi di Timur Tengah tengah memanas. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bos Dorna Sport selaku penyelenggara MotoGP, Carmelo Ezpeleta. Ia menegaskan bahwa balapan di Qatar tetap menjadi bagian dari kalender musim ini.
MotoGP Qatar sendiri sudah menjadi salah satu seri penting MotoGP sejak pertama kali digelar pada 2004 di Losail International Circuit.
Namun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah belakangan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap berbagai ajang olahraga yang dijadwalkan berlangsung di wilayah tersebut.
Bahkan, ajang FIA World Endurance Championship telah lebih dulu mengumumkan bahwa balapan pembuka musim 2026 yang rencananya digelar di Lusail tidak akan berlangsung sesuai jadwal.
Hal tersebut membuat banyak pihak mempertanyakan nasib MotoGP Qatar Grand Prix yang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 April 2026.
Meski begitu, Ezpeleta menegaskan bahwa MotoGP tidak akan mengganti seri Qatar dengan sirkuit lain. Menurutnya, kemungkinan yang paling realistis adalah menjadwal ulang balapan tersebut ke waktu yang berbeda dalam kalender musim ini.
“Kami selalu memiliki rencana cadangan,” kata Ezpeleta dalam sebuah acara di Madrid yang dikutip Motorsport Espana.
Ia mengakui bahwa penyelenggaraan balapan pada tanggal yang telah ditentukan kemungkinan besar akan sulit dilakukan. Namun Ezpeleta menegaskan bahwa MotoGP belum memutuskan untuk membatalkan kunjungan ke Qatar.
“Kami masih menunggu perkembangan situasi. Saya tidak bisa mengatakan sekarang bahwa kami tidak akan pergi ke Qatar,” ujarnya.
Sebelumnya sempat muncul rumor bahwa MotoGP bisa mengganti seri Qatar dengan balapan di Argentina.
Sirkuit Termas de Río Hondo disebut tertarik kembali menggelar MotoGP setelah sebelumnya keluar dari kalender pada akhir musim 2025.
Namun Ezpeleta dengan tegas menolak opsi tersebut.
“Pergi ke tempat lain? Tentu saja tidak,” kata Ezpeleta.
Menurutnya, MotoGP lebih memilih menyesuaikan jadwal jika diperlukan daripada mengganti lokasi balapan.
MotoGP sendiri dikenal cukup fleksibel dalam mengatur kalender balapan. Oleh karena itu, pihak penyelenggara yakin masih memiliki cukup waktu untuk menentukan keputusan terbaik terkait seri Qatar musim ini.
Artikel Tag: Carmelo Ezpeleta, motogp qatar, Dorna Sport