Kanal

Setingan Motor Diduga Jadi Penyebab Marc Marquez Tampil Buruk di GP Inggris

Penulis: Abdi Ardiansyah
13 Agu 2026, 11:05 WIB

Marc Marquez

Berita MotoGP - Marc Marquez menjalani MotoGP Inggris 2026 dengan hasil yang jauh dari harapan. Carlo Pernat menilai persoalan setingan motor Ducati menjadi salah satu penyebabnya dan mengungkap adanya ketegangan di garasi tim pabrikan asal Italia tersebut.

Marc Marquez harus puas finis di posisi ketujuh pada MotoGP Inggris 2026. Hasil tersebut menjadi salah satu akhir pekan terburuknya bersama Ducati musim ini, setelah sebelumnya hanya finis kesembilan pada Sprint.

Performa Marquez di Silverstone memang jauh dari biasanya. Pembalap asal Spanyol itu kesulitan menjaga kecepatan secara konsisten, terutama ketika kondisi ban mulai berubah sepanjang balapan.

Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, melihat persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi ban atau karakter Sirkuit Silverstone. Ia justru menyoroti setup motor Ducati yang digunakan Marquez.

Dalam wawancara dengan Marco Piccari di kanal YouTube miliknya, Pernat menilai setup Marquez bahkan menjadi yang terburuk dibandingkan seluruh pembalap Ducati.

"Berbeda ketika Anda mencatat waktu selama satu atau dua lap dengan ketika mulai melakukan tujuh atau delapan lap. Itu mengubah segalanya," ujar Pernat.

Menurutnya Marquez bahkan tidak memiliki kecepatan yang cukup sejak sesi latihan. Kondisi tersebut kemudian semakin sulit ketika setup motor harus bekerja dalam jarak balapan.

"Dia bahkan tidak memiliki kecepatan saat latihan. Namun menurut saya, dari seluruh motor Ducati, setup yang digunakan Marc adalah yang terburuk."

Pernat mengaku tidak mengetahui pihak mana yang paling bertanggung jawab atas persoalan tersebut. Ia menyebut kemungkinan kesalahan bisa berasal dari Marquez sendiri, tim, kru, maupun para teknisi.

"Saya tidak tahu apakah itu kesalahannya, kesalahan tim, kru, atau para teknisi. Namun, saya tahu pada akhirnya ada sedikit ketegangan."

Pernat kemudian membandingkan situasi Marquez dengan Alex Marquez. Menurutnya, Alex memiliki setup yang lebih baik dan berpeluang meraih podium jika tidak melakukan kesalahan dalam balapan.

Fabio Di Giannantonio juga disebut mengalami persoalan serupa terkait degradasi ban, tetapi catatan waktunya tetap lebih baik dibandingkan Marc.

Meski demikian, Pernat menilai Marquez tetap menunjukkan sikap profesional dengan mengambil tanggung jawab atas hasil buruk tersebut.

"Ketika Anda bertanya apakah itu kesalahan Anda atau tim, dia dengan tepat mengatakan, 'Itu kesalahan saya,' karena dia adalah pembalap hebat," kata Pernat.

Hasil di Silverstone menjadi perhatian serius bagi Marc Marquez karena persaingan gelar MotoGP 2026 semakin ketat. Di sisi lain, dominasi Aprilia di MotoGP Inggris membuat Ducati harus segera menemukan solusi agar kehilangan poin serupa tidak kembali terjadi pada seri berikutnya.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Motogp inggris, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru