Review Musim 2018: Motor Lorenzo Hancur Usai Kecelakaan Hebat di Buriram
Kondisi motor yang dikendarai Lorenzo setelah kecelakaan yang dialaminya di Buriram, Thailand [Image: Autosport]
Berita MotoGP: Setelah sempat diragukan tampil pada MotoGP Thailand menyusul cedera yang didapatnya di Aragon dua pekan sebelumnya, Jorge Lorenzo akhirnya memutuskan untuk tampil di seri ke-15 di Buriram, Thailand. Namun, Lorenzo harus kembali mengalami nasib nahas menyusul kecelakaan fatal yang dialaminya ketika mengikuti sesi Free Practice 2 pada hari pertama. Kecelakaan itu tak hanya membuat Lorenzo dilarikan ke rumah sakit, tetapi juga membuat motor yang dikendarainya hancur.
Meski mengalami kecelakaan, pebalap asal Mallorca Spanyol ini mengakui beruntung karena dirinya luput dari cedera serius. “Insiden yang terjadi cukup mengerikan dan saya merasa takut sekali. Saya mengkhawatirkan kaki saya karena rasanya sangat perih. Saya mendarat dengan punggung saya dan juga dengan kedua kaki saya. Saya juga sempat terguling-guling. Jadi kini kaki kanan saya sangat sakit tetapi secara perlahan saya mulai menyadari bila kondisinya tak seburuk yang saya bayangkan sebelumnya. Jadi saya tetap merasa beruntung.”
Mantan pebalap Yamaha ini mengatakan penyebab dirinya mengalami kecelakaan karena kendala mesin dan hal itu langsung dikonfirmasi oleh manajer tim Ducati Davide Tardozzi bahwa kecelakaan tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan yang dilakukan Lorenzo.
Namun, dua kecelakaan hebat yang terjadi pada Lorenzo di dua seri beruntun ternyata harus dibayar mahal. Pasalnya, Lorenzo harus melewatkan beberapa seri berikutnya hingga ia kembali bisa mengaspal di seri pamungkas yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia medio November lalu. Padahal sebelum MotoGP Aragon, penampilan Lorenzo sedang mengalami trend positif karena ia bisa menorehkan 3 kemenangan di Mugello, Barcelona dan Austria. Selain itu, Lorenzo juga meraih 3 pole position dan satu podium 2 di Brno. Dua kecelakaan beruntun ini menyebabkan Lorenzo harus puas mengakhiri musim di posisi kesembilan klasemen dengan torehan 134 poin di musim terakhirnya bersama tim Ducati.
Artikel Tag: Jorge Lorenzo, Ducati, Davide Tardozzi