Kanal

Razgatlioglu: Adaptasi Gaya Berkendara Sangat Menantang

Penulis: Gasti Lailasari
04 Feb 2026, 12:24 WIB

Razgatlioglu: Adaptasi Gaya Berkendara Sangat Menantang - sumber: (motorsport)

Berita MotoGP diwarnai dengan kiprah Toprak Razgatlioglu yang terus menambah jam terbang di Sirkuit Sepang. Usai mengikuti sesi Shakedown yang menandai pembukaan musim dingin MotoGP sebagai rookie, juara World Superbike tiga kali ini melanjutkan hari keempat uji coba di Malaysia pada hari Selasa, yang sekaligus menjadi hari pertama tes kolektif bersama seluruh pembalap di grid.

Dalam tes kali ini, pembalap asal Turki tersebut berada di bawah rookie MotoGP 2026 lainnya, Diogo Moreira. Juara Moto2 asal Brasil itu mengalami kecelakaan pertamanya di kelas utama dan mengakhiri sesi di posisi ke-19 dengan catatan waktu 1:58,682, sementara Razgatlioglu tepat di belakangnya di urutan ke-20 dengan selisih waktu 1:58,887. Talenta asal Antalya ini sedang giat menyempurnakan Yamaha M1 miliknya yang dilengkapi mesin V4, dan menarik perhatian dengan penggunaan jok belakang yang terhubung ke kursi tanpa aerodinamika.

Toprak, yang merupakan murid Kenan Sofuoglu, berbagi tentang proses adaptasinya dengan motor yang berbeda dari yang biasa ia gunakan di WSBK. Ia menyebut motor ini sedikit berbeda karena tingginya, mengingat ia memiliki tinggi 1,85 meter. Toprak merasa lebih nyaman dengan jok yang lebih tinggi dan lama, karena motor ini lebih mudah dikendalikan saat pengereman dan lebih stabil di beberapa tikungan.

Meski demikian, Toprak mengakui masih ada tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam menyesuaikan setang. Ia merasa belum sepenuhnya nyaman saat meliuk di tikungan karena postur tubuhnya yang tinggi. Namun, ia tetap optimis dan berencana mencoba setang lama keesokan pagi.

Ketika ditanya tentang perbedaan dengan rekan-rekan Yamaha lainnya, Toprak menjelaskan bahwa mereka masih menggunakan gaya lama dengan setang seperti tahun sebelumnya. Sementara dirinya mencoba pendekatan yang berbeda dengan jok lebih rendah yang dianggap penting untuk kenyamanan.

Dalam hal pengereman, Toprak menyatakan bahwa ia harus mengubah gaya mengemudi. Ia belajar sedikit demi sedikit, terutama di beberapa tikungan, meski belum bisa mempertahankan kecepatan di tikungan tersebut. Ia menambahkan, perubahan gaya mengemudi ini tidak mudah, namun sangat diperlukan untuk menghadapi beberapa tikungan dengan gaya Moto2 yang lebih sesuai. Toprak menutup dengan mengakui bahwa adaptasi ini merupakan tantangan yang sulit, namun ia bertekad untuk terus berusaha.

Artikel Tag: Toprak Razgatlioglu

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru