Pedro Acosta Komentari Jadwal MotoGP Yang Makin Padat
Pedro Acosta bicara soal jadwal MotoGP yang makin padat. (Gambar: DAZN)
Berita MotoGP : Pembalap KTM Red Bull yaitu Pedro Acosta mengomentari jadwal MotoGP yang semakin padat. Ia merasa bahwa hal tersebut tidak baik untuk kepentingan jangka panjang dari karier pembalap.
Sebagaimana diketahui, kalender di musim 2026 berisikan total 22 balapan di tempat yang berbeda-beda. Umumnya jadwal balapan yang semakin intens akan memberi hiburan tersendiri bagi fans. Namun bagi pembalap, Pedro Acosta merasa bahwa hal itu riskan terhadap tingkat stress. Acosta tidak akan kaget jika semakin padat jadwal akan berpengaruh terhadap durasi karier pembalap itu sendiri.
"Karena menurut saya yang buruk dari kalender ini adalah karier para pembalap akan lebih pendek. Tidak mungkin menjalani 22 minggu dengan sesi penting setiap hari di sore hari seperti [latihan Jumat], kualifikasi dan sprint, lalu balapan utama. Maksud saya, [tidak ada] waktu di akhir pekan ketika Anda bisa berkata, 'Oke, saya akan keluar ke lintasan, saya akan mengatur kecepatan saya, selangkah demi selangkah, saya hanya akan balapan'. Maksud saya, setiap hari ada sesi penting, 22 kali per tahun. Ini akan mempersingkat semuanya karena tingkat stres yang dapat kita tanggung akan mencapai batasnya," ucap Acosta saat diwawancara oleh media setempat.
Waktu istirahat yang minim tentu akan membuat para pembalap rentan kelelahan. Rasa lelah itu juga yang menambah resiko kecelakaan di setiap serinya.
Artikel Tag: motogp, KTM Red Bull, Pedro Acosta