Pedro Acosta Dinilai Punya Teknik Pengereman Terbaik Bahkan Lampaui Marquez
Pedro Acosta dan Marc Marquez
Berita MotoGP: Pedro Acosta terus mencuri perhatian di MotoGP sejak debutnya pada 2024. Mantan pembalap MotoGP, Nobuatsu Aoki bahkan menilai teknik pengereman Acosta kini menjadi yang terbaik di MotoGP.
Performa Pedro Acosta di MotoGP terus menjadi sorotan sejak debutnya bersama KTM pada musim 2024. Pembalap muda asal Spanyol itu dinilai menunjukkan perkembangan pesat, bahkan mulai dibandingkan dengan sejumlah nama besar di kelas utama.
Mantan pembalap MotoGP, Nobuatsu Aoki, menjadi salah satu yang memberikan pujian tinggi terhadap performa Acosta. Menurutnya, pembalap berusia 21 tahun tersebut kini memiliki teknik pengereman terbaik di antara para pembalap MotoGP saat ini.
Penilaian tersebut disampaikan Aoki setelah menyaksikan penampilan Acosta pada seri pembuka musim 2026 di MotoGP Thailand. Pada akhir pekan tersebut, pembalap KTM itu tampil impresif dengan meraih kemenangan di Sprint Race serta finis di posisi kedua pada balapan utama.
Hasil tersebut membuat Acosta memimpin klasemen sementara setelah seri pertama, sebuah pencapaian yang menunjukkan potensi besar pembalap muda tersebut.
Dalam wawancaranya dengan Moto.it, Aoki mengungkapkan bahwa kemampuan pengereman Acosta sangat menonjol dibandingkan pembalap lain di grid.
"Acosta kadang menjadi yang terbaik. Dia memiliki teknik pengereman terbaik di grid saat ini," kata Aoki.
Meski memberikan pujian kepada Acosta, Aoki tetap menilai Marc Marquez masih menjadi pembalap dengan kemampuan berkendara paling kuat secara keseluruhan.
Menurutnya, Marquez tetap unggul dari segi kemampuan dasar mengendalikan motor. Selama bertahun-tahun, Marc Marquez dikenal sebagai pembalap yang sangat kuat saat memasuki tikungan. Teknik pengereman agresifnya sering menjadi pembeda yang membuatnya mampu menyalip rival di area yang sulit.
Bahkan banyak insinyur MotoGP mencoba mengembangkan teknologi untuk meniru cara Marquez memaksimalkan pengereman saat masuk tikungan, namun hingga kini belum ada yang benar-benar mampu menirunya secara sempurna.
Di sisi lain, perkembangan Acosta juga didukung peningkatan performa motor KTM RC16. Pada musim sebelumnya, motor tersebut sempat mengalami masalah pada bagian belakang yang membuatnya kurang stabil saat pengereman.
Tim teknis KTM diketahui bekerja keras selama jeda musim untuk memperbaiki kelemahan tersebut. Hasilnya mulai terlihat pada awal musim 2026, ketika Acosta mampu tampil kompetitif melawan motor Ducati dan Aprilia.
Dengan usia yang masih sangat muda dan performa yang terus meningkat, Pedro Acosta diprediksi akan menjadi salah satu penantang serius dalam perebutan gelar MotoGP di masa depan.
Artikel Tag: Marc Marquez, MotoGP Thailand, Pedro Acosta, MotoGP 2026