Pedro Acosta Blak-blakan Pernah Paksa KTM Jiplak Motor Ducati
Pedro Acosta
Berita MotoGP: Pedro Acosta mengungkap fakta menarik di balik upaya KTM mengejar dominasi Ducati di MotoGP. Acosta mengaku pernah mendorong timnya untuk meniru salah satu komponen milik Ducati agar tak buang-buang waktu.
Jadwal dan Cara Menyaksikan MotoGP Ceko 2026
Pedro Acosta memberikan pengakuan menarik mengenai perjuangan KTM menghadapi dominasi Ducati di MotoGP. Pembalap Red Bull KTM itu mengungkap bahwa dirinya pernah meminta pabrikan Austria tersebut mencontoh salah satu komponen milik Ducati demi mempercepat peningkatan performa motor.
Sejak Acosta memulai karier di Grand Prix pada 2021, Ducati memang menjadi kekuatan utama di MotoGP. Pabrikan asal Borgo Panigale tersebut terus mendominasi kejuaraan konstruktor dan menjadi acuan bagi tim-tim lain dalam pengembangan motor.
Menurut Acosta, salah satu area yang membuat Ducati unggul jauh adalah sektor aerodinamika. Bahkan, perbedaan desain aero bisa memberikan peningkatan performa yang sangat signifikan di lintasan.
"Aerodinamika bisa mengubah karakter motor secara drastis. Anda mungkin memiliki motor yang mampu mencatat waktu tertentu, lalu setelah mengganti paket aero, tiba-tiba bisa lebih cepat hingga satu detik," kata Acosta dalam podcast Gypsy Tales.
Pembalap berusia 22 tahun itu mengakui KTM sempat kesulitan menemukan solusi terbaik melalui pengembangan mereka sendiri. Karena itulah, muncul dorongan untuk mengadopsi konsep yang sudah terbukti berhasil di Ducati.
"Kalau melihat fairing depan motor kami, itu pada dasarnya adalah konsep Ducati. Ada titik ketika kami harus menirunya."
"Jika terus mencoba tetapi tidak berhasil, mencoba lagi dan tetap tidak berhasil, pada akhirnya para pembalap juga meminta beberapa hal untuk disalin dari motor lain," lanjutnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya tekanan yang dirasakan para pembalap untuk segera mendapatkan motor kompetitif. Acosta menegaskan bahwa pembalap tidak memiliki kemewahan waktu seperti pabrikan dalam menjalankan proyek jangka panjang.
"Kami ingin tampil kompetitif sekarang. Pabrikan mungkin punya banyak waktu, tetapi karier seorang pembalap sangat singkat."
"Itulah mengapa kami ingin hasil sekarang, bukan besok," tegasnya.
Pengakuan Acosta muncul di tengah spekulasi yang semakin kuat mengenai masa depannya. Juara dunia Moto2 2023 itu disebut-sebut akan meninggalkan KTM pada akhir musim 2026 dan bergabung dengan Ducati pada era regulasi baru MotoGP 2027.
Menariknya, Acosta justru menyambut positif perubahan regulasi yang akan mengurangi peran aerodinamika dan menurunkan kapasitas mesin menjadi 850cc. Ia percaya MotoGP akan kembali menghadirkan gaya balap yang lebih mengutamakan kemampuan pembalap dibanding teknologi motor.
Meski masa depannya masih menunggu pengumuman resmi, pernyataan Pedro Acosta menjadi gambaran jelas tentang frustrasi yang sempat dirasakan pembalap KTM dalam upaya mengejar ketertinggalan dari Ducati selama beberapa musim terakhir.
Artikel Tag: Ducati, ktm, Pedro Acosta, MotoGP 2026