☰
Kanal
✕

Nicolo Bulega Ungkap Duel Lawan Toprak Mirip Saat Stoner Hadapi Rossi

Penulis: Abdi Ardiansyah
26 Sep 2026, 21:50 WIB

Nicolo Bulega akui harus tampil agresif saat lawan Toprak Razgatlioglu, situasinya mirip seperti Casey Stoner ketika berduel dengan Valentino Rossi.

Berita MotoGP - Nicolo Bulega menceritakan duel panasnya dengan Toprak Razgatlioglu di World Superbike 2025. Bulega mengaku harus mengubah pendekatan saat menghadapi Toprak, sebuah situasi yang mengingatkan pada pengalaman Casey Stoner ketika berduel dengan Valentino Rossi.

Nicolo Bulega harus mengesampingkan gaya balapnya yang cenderung berhati-hati ketika menghadapi Toprak Razgatlioglu dalam perebutan gelar World Superbike 2025.

Salah satu momen paling kontroversial terjadi pada balapan Superpole Race di Jerez. Bulega melakukan manuver agresif pada lap pertama yang membuat Toprak terjatuh. Bulega kemudian mendapat kritik keras dari penggemar pembalap Turki tersebut.

Meski begitu, Toprak tetap berhasil mengamankan gelar juara dunia setelah finis ketiga pada balapan terakhir musim tersebut.

Bulega kembali membahas insiden itu dalam podcast Mig Babol. Ia menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya bukan pembalap yang terbiasa melakukan manuver agresif.

“Orang-orang dulu sering membuat saya kesal karena mereka mengatakan Bulega agak penakut ketika melakukan overtaking. Saya lebih suka melakukan manuver yang bersih dan teknis, lalu kalau bisa mencoba menjauh dari Anda,” ujar Bulega.

Namun situasi dalam perebutan gelar membuatnya merasa harus mengambil pendekatan berbeda.

“Selama masih ada sedikit saja peluang untuk mencoba memenangkan kejuaraan, menurut saya Anda harus mencobanya. Saya memang bukan tipe orang yang agresif,” katanya.

Bulega juga mengaku ingin menunjukkan kepada Toprak bahwa pada hari tersebut dirinya tampil lebih berani dan bersemangat dibanding biasanya.

“Saya hanya ingin membuatnya sadar bahwa pada hari itu saya sedikit lebih agresif dari biasanya, sedikit lebih bersemangat, karena saya harus melakukan sesuatu yang ekstra.”

Pengalaman tersebut memiliki kemiripan dengan cerita Casey Stoner saat menghadapi Valentino Rossi di MotoGP. Stoner mengaku dirinya dahulu terlalu baik ketika melakukan duel hingga akhirnya belajar untuk membalas gaya agresif Rossi.

“Ketika membalap bersama Valentino, saya sadar harus menghentikan kebiasaan itu. Setiap kali saya menyalipnya, saya akan mencoba membuatnya melebar karena itulah yang selalu dia lakukan kepada saya,” kata Stoner.

Stoner mengakui dirinya harus mengubah pendekatan karena merasa terlalu mudah memberi kesempatan kepada rival untuk kembali menyerang.

Kisah Nicolo Bulega dan Casey Stoner menunjukkan bagaimana persaingan ketat dapat memaksa seorang pembalap keluar dari gaya bertarung yang biasanya mereka gunakan.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Casey Stoner, Nicolo Bulega, Toprak Razgatlioglu

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru