Motor Kedua Belum Siap, Jack Miller Marah Besar Kepada Tim Pramac
Jack Miller marah di MotoGP Malaysia karena motor keduannya belum siap saat ia memasuki pitstop.
Berita MotoGP - Jack Miller meluapkan kemarahannya kepada tim Pramac setelah mengalami masalah saat mencoba masuk pit untuk mengganti motor di Sprint MotoGP Malaysia 2026. Motor keduanya ternyata belum dilengkapi ban hujan, sehingga pembalap Australia itu kehilangan banyak waktu dan akhirnya gagal menyelesaikan balapan.
Sprint MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang menghadirkan situasi sulit ketika hujan mulai turun pada awal balapan. Tetesan air muncul sejak lap kedua dan membuat bendera putih dikibarkan, sebagai tanda bahwa para pembalap diperbolehkan masuk pit untuk berganti motor dengan spesifikasi basah.
Jack Miller langsung mengambil keputusan untuk masuk pit dan mengganti motornya. Namun strategi tersebut justru berujung masalah. Ketika tiba di garasi Pramac, pembalap Australia itu mendapati motor keduanya masih berada di atas penyangga dan belum dipasangi ban hujan.
Miller terlihat sangat kesal dengan situasi tersebut. Persiapan motor yang belum selesai membuatnya kehilangan terlalu banyak waktu. Pada akhirnya, ia tidak dapat kembali bersaing secara kompetitif dan harus mengakhiri Sprint lebih awal.
Reaksi Miller di garasi juga menjadi sorotan penggemar MotoGP. Sejumlah fans mengaku jarang melihat pembalap berusia 31 tahun itu menunjukkan kemarahan sebesar itu.
"Wow, saya belum pernah melihat Jack semarah itu," tulis seorang penggemar. Penggemar lain juga menyoroti ekspresinya dan menyebut Miller terlihat sangat frustrasi.
Kritik terhadap Pramac turut bermunculan di media sosial. Seorang penggemar menilai tim seharusnya sudah membicarakan kemungkinan pergantian motor sebelum balapan berlangsung. Penggemar lainnya bahkan menyebut situasi tersebut sebagai kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari.
Meski demikian, keputusan masuk pit terlalu awal juga tidak terbukti menguntungkan bagi pembalap lain. Mereka yang mengganti motor beberapa lap kemudian justru kehilangan banyak waktu ketika hujan deras belum turun sepenuhnya.
Pada akhirnya, para pembalap yang bertahan menggunakan motor pertama mampu menjaga posisi lebih baik. Namun bagi Jack Miller, masalah utama justru terjadi di garasi Pramac, ketika motor kedua yang dibutuhkan belum siap digunakan.
Artikel Tag: yamaha, Jack Miller, Pramac, motogp malaysia, MotoGP 2026