Marc Marquez Sadar Bukan Masa Depan Ducati, Kode Akan Pensiun?
Marc Marquez
Berita MotoGP - Marc Marquez mengaku peluangnya untuk pensiun dari MotoGP dalam tiga tahun ke depan mencapai 70 persen. Marquez juga menyadari bahwa dirinya bukanlah masa depan tim pabrikan asal Italia tersebut setelah mereka merekrut Pedro Acosta untuk musim 2027.
Marc Marquez mulai memikirkan akhir kariernya di MotoGP meski masih menjadi salah satu pembalap andalan Ducati. Usia yang terus bertambah serta riwayat cedera membuat juara dunia tujuh kali kelas utama itu mulai mempertimbangkan kapan harus meninggalkan lintasan.
Dalam wawancara di kanal YouTube Autosport, Marquez mengaku belum bisa memastikan kapan dirinya akan pensiun. Ia berencana mengevaluasi kondisi dan kelanjutan kariernya secara berkala, termasuk dalam tiga tahun mendatang.
"Saya rasa sulit untuk menjawabnya, kali ini sedikit lebih rumit, jauh lebih rumit, saya tidak tahu," kata Marquez.
Meski belum mengambil keputusan final, pembalap berusia 33 tahun itu memberikan gambaran mengenai kemungkinan dirinya mengakhiri karier. Marquez memperkirakan peluang pensiun dalam kurun waktu tersebut mencapai 70 persen, sedangkan kemungkinan tetap membalap berada di angka 30 persen.
"Jika Anda ingin saya memberikan persentase, mungkin saya akan mengatakan ada 70 persen kemungkinan saya akan pensiun dan 30 persen kemungkinan saya tetap membalap," ujarnya.
"Tetapi Anda tidak pernah tahu, karena, pada akhirnya, kita berada pada titik di mana saya perlu mengevaluasi segala sesuatu setiap saat," imbuhnya.
Selain membicarakan rencana pensiun, Marquez turut menanggapi langkah Ducati merekrut Pedro Acosta untuk musim MotoGP 2027. Ia menilai keputusan tersebut tepat karena tim membutuhkan pembalap muda yang masih memiliki ruang untuk berkembang dalam jangka panjang.
Acosta, yang kini berusia 22 tahun, dipandang sebagai salah satu talenta potensial untuk menjaga daya saing Ducati. Marquez pun memahami bahwa kebutuhan tim berbeda dengan kepentingan mempertahankan pembalap yang sudah berpengalaman.
"Saya sangat senang untuk keputusan tim, karena saya pikir mereka telah memilih pembalap yang tepat untuk masa depan Ducati, saya bukan masa depan Ducati," kata Marquez.
Ia juga menyoroti keberadaan pembalap muda lain, termasuk Fermin Aldeguer, yang berpotensi menjadi bagian penting dari rencana Ducati ke depan.
Menurut Marc Marquez, bergabung dengan tim pemenang membawa tuntutan besar bagi Acosta. Ia meyakini pembalap muda Spanyol itu memiliki potensi untuk tampil cepat, tetapi juga harus mampu membuktikan kemampuannya dengan meraih kemenangan.
"Saya pikir Acosta akan sangat cepat bersama Ducati, atau lebih tepatnya, dia harus cepat, jika dia bergabung dengan tim yang memenangkan balapan, dia harus memenangkan balapan," tuturnya.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati