Kanal

Marc Marquez Bakal Diuntungkan Regulasi Baru MotoGP 2027, Ini Alasannya

Penulis: Abdi Ardiansyah
10 Jul 2026, 07:47 WIB

Marc Marquez bersama dengan Test Rider Ducati, Michele Pirro

Berita MotoGP - MotoGP akan memasuki era baru pada musim MotoGP 2027 dengan regulasi teknis yang membawa banyak perubahan. Menurut test rider DucatiMichele Pirro, aturan baru tersebut justru akan mengembalikan peran pembalap sebagai faktor utama penentu hasil balapan, sesuatu yang sejak lama diinginkan Marc Marquez.

MotoGP bersiap memasuki babak baru pada musim 2027 melalui perubahan regulasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Kapasitas mesin akan diperkecil dari 1.000 cc menjadi 850 cc, perangkat ride height dan holeshot dihapus, sementara penggunaan aerodinamika juga dibatasi demi menciptakan balapan yang lebih kompetitif.

Ducati menjadi salah satu pabrikan yang telah mengembangkan motor untuk regulasi baru tersebut. Test rider Michele Pirro bahkan telah menjajal prototipe Desmosedici 850 cc dan optimistis perubahan itu akan membuat kemampuan pembalap kembali menjadi faktor utama di lintasan.

Menurut Pirro, arah regulasi baru memang dirancang agar pembalap memiliki ruang lebih besar untuk menentukan performa, bukan hanya bergantung pada teknologi motor.

"Memang ke arah itulah tujuan regulasi baru. Aturan ini dibuat agar pembalap memiliki ruang lebih besar untuk membuat perbedaan, baik melalui pembatasan aerodinamika maupun penghapusan perangkat start dan penurun ketinggian motor," ujar Pirro.

Ia menilai perubahan tersebut akan memberikan tantangan baru, terutama karena MotoGP juga akan menggunakan ban Pirelli mulai musim 2027 menggantikan Michelin.

"Ini akan menjadi perubahan besar. Ban juga akan memberikan pengaruh yang sangat besar. Siapa yang paling cepat beradaptasi akan memiliki keuntungan besar pada awal musim," katanya.

Pendapat Pirro sejalan dengan kekhawatiran yang pernah disampaikan Marc Marquez beberapa tahun lalu. Saat masih membela Honda pada 2022, juara dunia delapan kali itu mengaku khawatir MotoGP semakin bergantung pada teknologi sehingga kemampuan pembalap tidak lagi menjadi pembeda utama.

Marc Marquez bahkan pernah mengingatkan MotoGP agar tidak mengikuti arah perkembangan Formula 1, di mana performa kendaraan sering kali lebih menentukan dibanding kemampuan pembalap.

"Saya merasa motor semakin menentukan hasil balapan. Saya masih ingin percaya pembalap lebih penting daripada motornya, tetapi kami semakin bergantung pada paket yang dimiliki," kata Marquez saat itu.

Ia juga mengaku telah menyampaikan pandangan tersebut dalam pertemuan Komisi Keselamatan MotoGP.

"Kita harus berhati-hati. Jangan sampai MotoGP berkembang ke arah yang membuat motor lebih penting daripada pembalap. Olahraga ini harus tetap menjaga agar kemampuan pembalap menjadi faktor utama," tegasnya.

Hasil awal pengujian motor 850 cc di Brno memang menunjukkan catatan waktu lebih lambat dibanding motor generasi sekarang. Namun, sejumlah pembalap justru mengaku motor baru terasa lebih menyenangkan dikendarai karena memberikan kontrol yang lebih besar kepada pembalap saat memasuki tikungan maupun mengatur ritme balapan.

Jika kesan tersebut terbukti pada musim 2027, perubahan regulasi berpotensi menghadirkan persaingan yang lebih ketat sekaligus mengembalikan sentuhan khas MotoGP, yaitu kemampuan pembalap dalam membuat perbedaan di atas lintasan.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Michele Pirro, MotoGP 2027

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru